Event

Hari Valentine di Arab Saudi Meriah, Kartu Ucapan Kutip Ayat Alquran

Sejak tahun 2016, polisi agama di Saudi telah melegalkan perayaan Hari Valentine.

Dany Garjito

Ilustrasi Dinner Valentine (Pixabay/TerriC)
Ilustrasi Dinner Valentine (Pixabay/TerriC)

Guideku.com - Mawar merah sudah tidak lagi disembunyikan di ruang belakang toko bunga, cokelat berbentuk hati juga tidak lagi dijual di bawah meja pada Hari Valentine di Arab Saudi.

Sejak tahun 2016, polisi agama di Saudi telah melegalkan perayaan Hari Valentine. Akan tetapi, Hari Valentine atau hari kasih sayang baru dirayakan secara meriah di Saudi pada tahun 2018. Itu setelah tokoh agama Saudi mengesahkan perayaan Hari Valentine.

Melansir dari Arab News, tahun ini Syekh Ahmed Qasim Al-Ghamdi, mantan presiden Komisi untuk Promosi Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan di Makkah, mengumumkan di televisi bahwa merayakan Hari Valentine tidak bertentangan dengan ajaran Islam.

"Perayaan Hari Valentine tak bertentangan dengan ajaran Islam. Merayakan cinta, kasih sayang, tidak terbatas pada non-Muslim. Setiap muslim juga harus merayakan cinta," tutur Syekh Ahmed Qasim, Kamis (14/2/2019).

Bunga tulip. (Unsplash/Mario Gogh)
Bunga tulip. (Unsplash/Mario Gogh)

 

Ia mengatakan bahwa Hari Valentine dirayakan di seluruh dunia, sama seperti Hari Ibu. Bagi warga Saudi yang beragama Islam, merayakan Hari Valentine artinya merayakan aspek positif dari manusia.

Seruan tersebut disambut baik warga Saudi. Apalagi para pebisnis, yang bisa secara bebas menjual bunga mawar, restoran, kafe, klinik kosmetik, salon kecantikan, hingga cokelat.

Bahkan, merek cokelat dan makanan asal Saudi seperti Godiva, sudah menyiapkan produk-produk Hari Valentine.

Abdulaziz Al-Noman, pebisnis cokelat, mengakui sudah bekerja sama dengan para pengecer untuk menawarkan kepada pelanggan cokelat dan bunga gratis khusus Valentine.

Fitaihi, merek Saudi yang populer, menawarkan diskon untuk gelang dan liontin cinta untuk apa yang mereka sebut "acara yang sangat istimewa."

Nadine Attar, seorang perancang perhiasan dan wajah Nadine Jewellery, telah menyebar tagar khusus Hari Valentine, yakni "A Journey of Love".

Tidak hanya itu, banyak juga pedagang yang menjual kartu ucapan Hari Valentine yang bertuliskan kutipan ayat Alquran maupun penyair Arab terkenal seperti Kahlil Gibran atau Al Mutanabi.

SUARA.com/Reza Gunadha

Berita Terkait

Berita Terkini