Food

Mau Dapat Burger Gratis? Bakar Iklan Kompetitor Burger King Dulu Boss

Kamu berani bakar papan iklan demi burger gratis?

Dany Garjito | Amertiya Saraswati

Promo Membakar Iklan Demi Burger Gratis (youtube.com/BurgerKingBR)
Promo Membakar Iklan Demi Burger Gratis (youtube.com/BurgerKingBR)

Guideku.com - Pecinta burger, kamu pasti dijamin ngiler jika mendengar ada promo burger gratis.

Namun, bagaimana jika promo burger gratis tersebut mengharuskanmu untuk membakar papan iklan lebih dulu?

Ya, baru-baru ini, gerai restoran cepat saji Burger King mengadakan promo yang bernama Burn That Ad.

Seperti namanya, promo ini mengharuskan konsumen Burger King untuk membakar iklan kompetitor Burger King demi mendapatkan satu burger Whopper gratis.

Kedengarannya berbahaya bukan?

Promo Membakar Iklan Demi Burger Gratis (youtube.com/BurgerKingBR)
Promo Membakar Iklan Demi Burger Gratis (youtube.com/BurgerKingBR)

Eits, jangan salah sangka dulu!

Meski judulnya membakar iklan, tapi pihak Burger King tidak mengajak pelanggan mereka untuk benar-benar menggunakan api.

Alih-alih, promo ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi Burger King dan berlaku di Brasil.

Menggunakan aplikasi tersebut, konsumen dapat menggunakan fitur augmented realityseperti dilansir dari laman The Drum.

Promo Membakar Iklan Demi Burger Gratis (youtube.com/BurgerKingBR)
Promo Membakar Iklan Demi Burger Gratis (youtube.com/BurgerKingBR)

Cukup dengan mengarahkan kamera ponsel ke arah iklan kompetitor Burger King, maka fitur augmented reality itu akan membuat iklan seolah-olah terbakar.

Kemudian, iklan yang sudah terbakar itu akan berubah menjadi iklan Burger King dan konsumen secara otomatis akan mendapat satu burger Whopper gratis.

Burger King sendiri mengatakan bahwa mereka siap membagikan setengah juta Whopper pada konsumen mereka. Sementara, setiap konsumen hanya bisa mendapatkan satu burger gratis.

Sayangnya, promo berteknologi kece ini hanya berlaku di Brasil saja dan belum tersebar ke seluruh dunia.

Wah, kira-kira promo ini bakal sampai ke Indonesia juga nggak ya?

Berita Terkait

Berita Terkini