Food

Ngeri, Pengedar Narkoba Ini Campur Ekstasi ke Bubble Tea

Bubble tea isi ekstasi ini dibanderol dengan harga Rp 840 ribu hingga Rp 1,17 juta.

Dany Garjito | Fitri Asta Pramesti

Ilustrasi bubble tea. (Unsplash/Rosalind Chang)
Ilustrasi bubble tea. (Unsplash/Rosalind Chang)

Guideku.com - Siapa yang tidak kenal bubble tea? minuman yang belakangan ini tengah menjadi tren di masyarakat.

Segar dan manisnya milkshake aneka rasa  dipadukan dengan kenyalnya bubble, membuat sebagian orang kecanduan minuman yang berasal dari Taiwan ini. 

Namun hati-hati jika kamu merasa kecanduan minuman yang satu ini. Karena, baru-baru ini kepolisian Malaysia menemukan bubble tea yang diracik oleh pengedar narkoba.

Dilansir dari laman World of Buzz, Selasa (14/1/2020), komplotan pengedar narkoba ini menggunakan bubble tea sebagai media untuk menyebarluaskan pengaruh narkoba.

Lebih lanjut, pengedar narkoba ini memasukkan narkoba jenis ekstasi yang telah diubah menjadi bubuk.

Kemudian, mencampurnya dengan milk tea dari beberapa merk, lemon tea, hingga jus anggur.

Narkoba cara baru yang diolah di daerah Langkawi dan Bukit Tinggi ini dibanderol dengan harga yang cukup tinggi, yakni Rp 840 ribu hingga Rp 1,17 juta.

Kepolisian berhasil menyita lebih dari 131 paket milk tea bubuk dan 27 minuman kemasan yang semuanya telah dicampur dengan ekstasi.

Meskipun mencampurkan narkoba ke produk minuman bukan motif baru, dan akan dengan mudah ditemui di klub malam.

Namun, penggunaan menu bubble tea ini merupakan yang pertama kalinya.

Duh ngeri, hati-hati dan selalu waspada, ya!

Berita Terkait

Berita Terkini