Food

Tak Seseram Namanya, Ini Ternyata Asal Mula Sebutan Nasi Kentut Khas Medan

Kata 'kentut' ternyata berasal dari daun yang digunakan saat menanak nasi.

Angga Roni Priambodo | Fitri Asta Pramesti

Nasi Kentut Khas Medan. (instagram.com/icipiniki)
Nasi Kentut Khas Medan. (instagram.com/icipiniki)

Guideku.com - Bagi yang berasal dari Medan, pasti sudah akrab dengan nasi yang punya nama unik ini. Sedangkan bagi yang berasal dari luar Medan, mungkin akan terheran-heran, pasalnya, kuliner ini punya nama Nasi Kentut.

Kok bisa namanya nasi kentut? Apakah punya aroma mirip namanya? Sebelum berpikiran yang tidak-tidak, kuy simak penjelasan singkat soal kuliner lezat yang satu ini.

Nasi kentut sebenarnya tak ubahanya nasi dengan beragam lauk-pauk pada umumnya. Hanya saja, proses menanak nasinya yang terbilang istimewa.

Pasalnya, untuk membuat hidangan nasi, dibutuhkan sebuah daun sembukan atau daun yang lebih karib disebut daun kentut oleh masyarakat Medan.

Daun kentut tersebut digunakan sebagai campuran nasi supaya cita rasa yang dihasilkan bisa mantap, pulen, lengkap dengan aroma yang siap memikat perut lapar. Dari sinilah kemudian sebutan kentut disematkan di kuliner ini.

Nasi Kentut Khas Medan. (instagram.com/icipiniki)
Nasi Kentut Khas Medan. (instagram.com/icipiniki)

Masih soal daun kentut, ternyata daun yang berasal dari tanaman belukar ini punya khasiat yang bagus untuk kesehatan. Disebutkan, daun ini bisa melancarkan pencernaan, mengobati perut maag, hingga perut kembung.

Nah soal isian, seperti yang sudah disinggung di atas tadi, nasi kentut ini sebenarnya mirip dengan nasi rames di Jawa.

Sepiring nasi kentut disajikan dengan aneka lauk pauk seperti ayam goreng, mie goreng, oseng kentang, ikan teri, tumis sayur, hingga sambal.

Untuk bisa mencicipi nasi khas Medan ini, hanya diperlukan untuk merogoh kocek dari Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu saja.

Bagi yang sedang bertandang ke Medan, jangan lupa menyicipi nasi kentut, ya!

Berita Terkait

Berita Terkini