Food

Dijami Rendah Kalori! Jangan Lupa Pesan Ini di Starbucks saat Diet

Tak perlu khawatir jika saat sedang diet, temanmu ngajak nongkrong di Starbuck. Kamu bisa pesan ini.

Arendya Nariswari | Hiromi Kyuna

Ilustrasi Starbucks. (Pixabay/Pexels)
Ilustrasi Starbucks. (Pixabay/Pexels)

Guideku.com - Minuman manis menjadi salah satu musuh untuk orang yang sedang diet. Sayangnya kebanyakan minuman yang dijual di kafe atau tempat nongkrong sekarang umumnya mengandung  gula cukup banyak dan tinggi kalori.

Saat sedang diet kemudian teman mengajak nongkrong ke Starbucks, nggak usah khawatir! Pemilik akun jejaring sosial TikTok @pranandadicky memberitahu menu Starbucks yang cocok untukmu saat diet.

Pemilik akun TikTok @pranandadicky ini memang salah satu pecinta Starbucks. Hal ini terungkap dari profil yang ditulisnya di TikTo sebagai Starbucks addict.

Dalam video unggahannya, ia mengatakan bahwa orang yang sedang diet bisa pesan Ice Shaken Tea. Dibanding menu Satrbucks lain, teh ini terbilang cukup murah. Ukuran tall dibanderol seharga Rp22 ribu, grande Rp25 ribu dan venti Rp27 ribu.

Saat memesan Ice Shaken Tea, nantinya barista akan memberikan tiga opsi yaitu Passion Tea, Green Tea dan Black Tea. Pilihlah Passion Tea.

Passion Tea Starbucks (TikTok @pranandadicky)
Passion Tea Starbucks (TikTok @pranandadicky)

 

Passion Tea ini rendah kalori dan memiliki kandungan lemak yang sedikit. Jadi, sangat cocok untuk kamu yang sedang diet.

Warna merah alami dari Passion Tea dihasilkan dari bahan utama teh hibiscus yang digunakan. Cita rasanya asam dan segar, tentu minuman ini tetap nikmat dan sehat.

"Sumpah ini andalan banget, sih. Rasanya tuh enak banget dan ternyata bagus untuk diet," ujar salah satu warganet memberikan testimoni rasa dari Passion Tea.

Teh hibiscus adalah teh herbal yang memiliki segudang manfaat. Teh ini bisa menurunkan kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah, bahkan membantu menurunkan berat badan.

Teh hibiscus juga kaya akan antioksidan sehingga dapat mencegah kerusakan kulit dan penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas.

Bagaimana? Kamu tetap dapat ke Starbucks meskipun sedang diet, kan?

Berita Terkait

Berita Terkini