Food

Unik, Harus Antri 1,5 Jam Untuk Makan Nasi Goreng Kuah Tongseng

Bila makan di sini, harus sabar ya. Pasalnya kamu harus menunggu antrian 1,5 jam

Arendya Nariswari | Hiromi Kyuna

Nasi Goreng Kuah Tongseng (YouTube Mgdalenaf)
Nasi Goreng Kuah Tongseng (YouTube Mgdalenaf)

Guideku.com - Nasi goreng yang sudah akrab di lidah masyarakat kerap kali menggoda untuk disantap. Makanan ini cocok dimakan kapan saja, apalagi kala malam menjelang.

Tentu saja, ada banyak varian nasi goreng yang bisa dicoba seperti nasi goreng kampung atau nasi goreng Hongkong. Namun, bagaimana bila nasi goreng dipadukan dengan kuah tongseng? Apakah kamu berminat untuk mencoba?

Nasi Goreng Moro Seneng atau yang lebih dikenal dengan Nasi Goreng Mang Ndut memiliki trobosan baru di dunia nasi goreng. Tempat ini memadukan nasi goreng dengan kuah tongseng. Siapa sangka? Hasil rasa yang dipadukan justru semakin mantap.

Nasi Goreng Kuah Tongseng (YouTube Mgdalenaf)
Nasi Goreng Kuah Tongseng (YouTube Mgdalenaf)

 

Tak heran, nasi goreng yang dijual di pinggir jalan ini selalu ramai diserbu pelanggan. Tak main-main, antrenya bahkan bisa sampai 1,5 jam!

Food vlogger Magdalena dan Dyodoran bahkan sempat terkejut saat mengetahui harus antri selama ini. Namun, setelah menyantap nasi goreng unik di sini, mereka tak kecewa.

Ada yang bilang, rasa makanan yang dijual bisa dilihat dari antreannya. Artinya, Nasi Goreng Mang Ndut memang sukses membuat pelanggan terpuaskan dengan rasa masakannya.

Nasi Goreng Mang Ndut berlokasi di Sunter Agung Jakarta Utara. Lokasinya tak jauh dari Rumah Sakit Hermina Sunter. Letaknya yang ada di pinggir jalan pun tak akan sulit ditemukan, apalagi tempat ini selalu ramai.

Nasi Goreng Kuah Tongseng (YouTube Mgdalenaf)
Nasi Goreng Kuah Tongseng (YouTube Mgdalenaf)

 

Nasi goreng yang dijual di sini adalah nasi goreng kampung yang kemudian disiram kuah tongseng. Nasi Goreng Mang Ndut semakin spesial karena dimasak menggunakan arang. Tentu saja aroma yang dihasilkan sangat semerbak dan membuat perut jadi keroncongan.

Tak hanya menjual nasi goreng, ada pula menu lain seperti mi goreng, bihun goreng, kwetiaw, tongseng, gulai serta sate-satean. Sepiring nasi goreng dibanderol dengan harga Rp 14 ribu dan untuk tongseng serta gulai harganya dibanderol sebesar Rp18 ribu. Tentu ini harga yang cukup murah untuk ukuran gaya hidup di Jakarta.

Bagaimana? Apakah kamu tertarik dan rela mengantri untuk menyicipi nasi goreng ini?

Berita Terkait

Berita Terkini