Beredar Tips Makan Sebulan Rp150 Ribu, Publik Ngelus Dada Pas Baca Menunya

Duh, lalu apa saja ya menu atau tips hemat makan sebulan Rp 150 ribu ini?

Arendya Nariswari
Senin, 25 Juli 2022 | 10:19 WIB
Ilustrasi makan di restoran. (Pixabay/LuckyLife11)

Ilustrasi makan di restoran. (Pixabay/LuckyLife11)

Guideku.com - Sudah hal wajar rasanya sebagai anak kos yang merantau bukan di tanah kelahiran dituntut harus hidup hemat. Kemudian, munculah beberapa anak kos yang membagikan tips hemat ala mereka. Misalnya saja seperti tips makan sebulan Rp 150 ribu berikut ini. 

Ya, beberapa waktu lalu publik dibuat geger dengan beredarnya sebuah tangkapan layar catatan makan hemat yang dibuat oleh salah seorang warganet. 

Bukan tanpa alasan, pasalnya warganet tersebut menuliskan menu-menu hemat yang cukup membuat publik geleng kepala.

"Tips makan 1 bulan cuma Rp150 ribu anak kos," tulis warganet tersebut dikutip Guideku.com dari laman BeritaHits, Senin (25/7/2022). 

Unggahan tips makan irit anak kos (Twitter/convomfs)
Unggahan tips makan irit anak kos (Twitter/convomfs)

Tipsdan resep yang diberikan sender adalah hanya dengan memakan mi instan dan nasi selama sebulan penuh.

"Harga beras 5 kilogram = Rp50 ribu, harga Indomie 1 dus isi 40 = Rp100 ribu," ungkapnya.

Lebih lanjut, sender memberikan cara yang tepat untuk makan hemat ala dirinya.

Pertama, satu bungkus mi instan tersebut dalam dimasak dan dibagi menjadi 3 untuk satu hari.

"Masaknya pakai air dari pemanas air. Kalau nggak punya pemanas air minta tetangga yang punya air panas," lanjutnya menambahkan.

Bikin herannya lagi, dia memberikan saran bahwa setiap makan harus mamakai nasi dan mie instan yang sudah dibagi menjadi 3 untuk pagi, siang dan malam.

"Selamat mencoba, semangat anak kos! Intinya niat dan usaha," kata sender.

Cuitan itu pun sontak ramai dan digandrungi beragam tanggapan dari warganet di kolom komentar.

Warganet mengaku heran dan tepuk jidat karena tips tersebut justru bisa membahayakan kesehatan seseorang.

"Makan Rp150 ribu sebulan, berobat penyakit lambung jutaan harganya. Jangan tol*l lah jadi orang! Irit bukan berarti mempersulit diri sendiri," tulis salah seorang warganet.

"Nj*r tutorial masuk RS," komentar akun lain.

"Uang bulanan Rp1 juta, makan Rp150 ribu, sisanya bayar raawat ini mah," timpal warganet lainnya.

"Nggak sampai Rp150 ribu keknya soalnya idupya nggak sampai sebulan itungannya kalau gini," sebut warganet lain.

"Tapi itu nggak sehat. Jangan nyebarin hal yang bisa berakibat buruk sama orang nder," imbuh pemilik akun lainnya.

Jangan Makan Mie Instan Setiap Hari, Ini Dampaknya Bagi Tubuh

Mie instan sering dijadikan menu pengganjal lapar andalan, harga yang dibandrol untuk semangkok mie instan pun terbilang murah, itulah mengapa banyak orang suka makan mie instan sesering mungkin.

Bahkan tak sedikit orang yang menjadikan mie instan sebagai makanan wajib mereka setiap hari. Meski begitu, makan mie instan setiap hari tidak baik untuk kesehatan.

Ilustrasi mi instan (Pixabay.com/Lindsey White)
Ilustrasi mi instan (Pixabay.com/Lindsey White)

Mie instan padat akan karbohidrat, tapi kandungan serat dan protein, vitamin, dan mineral di dalamnya tergolong sangat minim dilansir Hello Sehat.

Selain itu, satu bungkus mie instan juga “diperkaya” dengan bumbu mengandung micin alias MSG dan juga garam sodium. Sekitar 1.700 mg sodium akan masuk ke tubuh Anda tepat setelah selesai menghabiskan satu porsi mie instan.

Jumlah ini sudah mencukupi 85 persen kebutuhan garam harian Anda dari batasan yang direkomendasikan.

Setelah mengetahui kandungan nutrisi yang ada dalam mie instan, mungkin sekarang Anda mulai bisa menerka-nerka risiko apa saja yang bisa muncul kalau Anda hobi makan mie instan setiap hari.

Mie instan bisa dibilang sebagai makanan bergizi minim, bahkan mungkin bisa tidak ada gizinya sama sekali. Maka bisa dibilang bahwa makanan favorit sejuta umat Indonesia ini tidak mampu mencukupi kebutuhan gizi Anda dalam sehari.

Ditambah lagi, mie instan sangat tinggi kalori dari karbohidrat tepung dan juga tinggi garam sodium. Kebanyakan makan makanan tinggi kalori dan tinggi garam sudah dibuktikan oleh banyak studi dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan dalam jangka panjang. Mulai dari peningkatan berat badan, hipertensi, diabetes, hingga penyakit jantung.

Bahaya makan mie instan setiap hari tidak boleh Anda sepelekan. Namun bukan berarti tidak boleh mengonsumsinya sama sekali.

Jika Anda terbiasa makan mie instan setiap hari, mulailah mengurangi porsinya secara perlahan tapi pasti atau jika ingin lebih sehat, Anda bisa menambahkan potongan sayuran sebagai pelengkap hidangan mie instan Anda.

Sebaiknya imbangi juga dengan memperbanyak makan makanan sehat dan bergizi variatif jika Anda suka mengonsumsi mie instan, selingi juga konsumsi seperti buah dan sayur, untuk menjaga kesehatan tubuh.

(BeritaHits/Sekar Anindyah Lamase)

Berita Terkait TERKINI
Mau bikin nasi kebuli untuk disajikan pada Hari Raya Idul Fitri? Berikut resepnya....
food | 10:00 WIB
Rasa keju gurih yang kuat dari kue ini membuat kastengel menjadi favorit banyak orang, terutama untuk menyambut Idul Fit...
food | 11:00 WIB
Tak harus jauh-jauh ke Solo, bikin es teh kampul sendiri di rumah, yuk!...
food | 11:40 WIB
Supaya hidangan opor ayam tidak cepat basi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan....
food | 12:20 WIB
Coba bikin spaghetti yang lezat di rumah, yuk!...
food | 14:37 WIB
Mulai dari aneka kolak hingga gorengan, berikut deretan ide menu takjil Ramadan....
food | 15:52 WIB
Simak resep ayam kukus jahe di bawah ini!...
food | 15:29 WIB
Berikut resep kimbap sederhana yang bisa jadi pilihan menu buka puasa....
food | 11:26 WIB
Berbuka puasa hendaknya tidak hanya dengan minuman yang menyegarkan, tetapi juga tetap sehat....
food | 10:34 WIB
Mitos atau fakta? Benarkan nasi beku lebih sehat untuk dikonsumsi penderita diabetes?...
food | 17:17 WIB
Tampilkan lebih banyak