PSI Ganti Logo dari Mawar ke Gajah: Ada Filosofi Jawa dan Isu Mirip Trump di Baliknya?

PSI ganti logo dari mawar ke gajah! Bukan cuma rebranding, tapi katanya ada filosofi Jawa dan isu mirip Trump juga? Kok Bisa? Cek faktanya di sini!

Reza Sulaiman | Anggia Khofifah P
Jum'at, 18 Juli 2025 | 12:34 WIB
Logo baru PSI (x.com)

Logo baru PSI (x.com)

Guideku.com - Kalau kamu lagi ngikutin perkembangan politik, pasti udah lihat deh, belakangan ini logo Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendadak berubah dari bunga mawar jadi gajah! Yap, kamu nggak salah baca. PSI bikin gebrakan baru lewat rebranding partai menjelang kongres di Solo, 19-20 Juli 2025.

Tapi, kok bisa-bisanya dari bunga mawar yang feminim dan damai, tiba-tiba lompat ke gajah yang gagah? Yuk, kita bongkar makna di balik perubahan ini, plus gosip-gosipnya yang bikin netizen penasaran, termasuk soal inspirasi dari Donald Trump?

Dulu Bunga Mawar, Sekarang Gajah: Kenapa Bisa Begitu?

Logo lama PSI pakai bunga mawar putih dengan kepalan tangan dan latar merah. Filosofinya terinspirasi dari pidato Bung Karno tahun 1959: "Bunga mawar tidak mempropagandakan harum semerbaknya, tapi tetap menyebar wangi di sekelilingnya."

Mawar putih ini melambangkan solidaritas, demokrasi, dan perjuangan dengan semangat Pancasila dan Trisakti. Warna merah jadi imbol keberanian. Putih melambangkan kesucian dan kejujuran. Sementara hitam, loyalitas dan kekuatan. Simpel, kuat, dan sarat makna.

Tapi kini, PSI memutuskan ganti logo jadi gajah—warna merah di bagian kepala dan belalai, hitam di badan, dan latar putih. Menurut Ketua DPW PSI Jateng dan pengurus lainnya, perubahan ini adalah bagian dari rebranding total partai, menyambut arah baru dan semangat baru.

Gambar gajah mulai terlihat di berbagai spanduk dan bendera di Solo, menjelang Kongres PSI. Logo baru ini disebut mencerminkan kekuatan, kecerdasan, dan daya ingat—karakter yang katanya pengin ditonjolkan PSI dalam perjalanannya ke depan.

Apa Makna Filosofis Gajah? Beneran Terinspirasi Trump?

Sejarawan dari Solo, Dani Saptoni, ngasih insight menarik. Dalam filosofi Jawa, gajah adalah simbol keperkasaan dan pengayoman. Angka 8 yang merepresentasikan gajah dalam candrasengkala (sistem penanggalan tradisional) menunjukkan keseimbangan semesta. Jadi, perubahan ini bukan cuma kosmetik—ada nilai budaya lokal yang diangkat.

Namun, muncul juga spekulasi publik yang agak nyeleneh: apakah PSI terinspirasi logo Partai Republik-nya Donald Trump, yang juga pakai simbol gajah? Apalagi ditambah embel-embel "PSI Partai Super Tbk" yang muncul di spanduk-spanduk. Kesan ala korporasi, ditambah gaya visual yang maskulin, bikin netizen mulai curiga kalau PSI lagi coba narik simpati segmen pemilih muda urban yang pro-bisnis atau bahkan pro-Amerika-style.

Baca Juga: Investasi Emas Online vs Logam Mulia Fisik: Mana yang Cocok Buat Milenial dan Gen Z?

Sayangnya, pihak DPP PSI belum buka-bukaan soal filosofi resmi logo ini. Mereka bilang bakal dijelasin dalam konferensi pers di Kongres PSI nanti. Bahkan Wakil Ketua dan Ketua DPW PSI Jateng sendiri belum mau banyak komentar. Katanya, "Tunggu penjelasan resmi dari DPP."

Respons Jokowi dan Isu Gabung PSI

Menariknya, mantan Presiden Jokowi juga ikut menanggapi. Katanya, perubahan brand itu wajar banget. Kayak produk, partai juga harus bisa adaptasi sama kebutuhan masyarakat. Jokowi mengaku baru lihat logo baru PSI dan sudah dapat undangan untuk hadir ke Kongres. Soal gabung ke PSI? Masih "dipertimbangkan," katanya. Hmm...

Sementara itu, Ketua Steering Committee Kongres PSI, Andy Budiman, bilang bahwa perubahan ini bukan cuma soal logo, tapi bagian dari penyegaran partai. PSI juga untuk pertama kalinya menggelar pemilihan ketua umum secara terbuka—dengan tiga kandidat kuat: Ronald Aristone, Kaesang Pangarep, dan Agus Mulyono.

Jadi, Apa yang Bisa Kita Simpulkan?

Logo baru PSI emang masih jadi misteri dan bikin rame dunia maya. Tapi satu hal jelas: mereka pengen tampil beda dan lebih "kuat" secara visual maupun politik. Apakah berhasil? Itu tergantung kamu sebagai pemilih.

Yang pasti, rebranding ini jadi sinyal bahwa PSI sedang cari identitas baru buat tetap relevan dan menarik di tengah persaingan politik yang makin ketat. Dan siapa tahu, lewat simbol gajah ini, mereka bisa jadi "kekuatan besar" baru di panggung nasional. Atau malah jadi kontroversi?

Kita tunggu aja kejutan dari Kongres mereka. Yang jelas, politik nggak pernah kehabisan drama dan simbol-simbol menarik buat dibahas!

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
VinFast justru memisahkan harga baterai dari harga kendaraan. Melalui skema langganan, konsumen bisa memiliki mobil list...
news | 21:30 WIB
Di beberapa desa di Indonesia, justru dari aksi konservasi malah lahir ratusan peluang kerja baru....
news | 09:43 WIB
Kisah-kisah dari mereka yang telah memulai perjalanan bersama BSya ngasih gambaran jelas tentang bagaimana sebuah aplika...
news | 07:38 WIB
Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, generasi muda nggak cuma cari sukses finansial, tapi juga makna dan keseimbangan...
news | 07:21 WIB
Membuka rekening bank baru sering kali diasosiasikan dengan proses yang rumit dan memakan waktu. BSya hadir untuk memata...
news | 09:21 WIB
Visi Direktur BCA Syariah, Ina Widjaja, secara konsisten menekankan pentingnya BSya sebagai "teman terdekat dan terperca...
news | 09:13 WIB
BSya dirancang untuk menjadi solusi digital yang tidak hanya memudahkan transaksi finansial, tapi juga mendukung pemenuh...
news | 09:07 WIB
Keberhasilan BSya dalam menjawab tuntutan ini tervalidasi oleh data pertumbuhan yang kuat....
news | 09:00 WIB
BCA Syariah memperkenalkan BSya, sebuah aplikasi mobile banking yang dirancang dengan filosofi mendalam: "Menemani Langk...
news | 08:42 WIB
Ada cerita di setiap helai benang yang menyatu menjadi sebuah kain megah. Tenun merepresentasikan warisan budaya, identi...
news | 16:45 WIB