Drama Ijazah Jokowi Makin Panas, Partai Biru Diduga Jadi Dalangnya?

Dugaan kasus ijazah palsu Jokowi disebut-sebut dihembuskan oleh partai Demokrat. Banyak kode yang disebut mengarah ke partai tersebut, termasuk analisis ahli politik.

Reza Sulaiman | Zahir
Senin, 28 Juli 2025 | 14:22 WIB
Drama Ijazah Jokowi Makin Panas, Partai Biru Diduga Jadi Dalangnya?

Drama Ijazah Jokowi Makin Panas, Partai Biru Diduga Jadi Dalangnya?

guideku.com - Kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Republik Indonesia ke-7, Joko Widodo, makin menjadi trending topic saat ini. Perkembangan terbarunya membuat drama ini naik level.

Baru-baru ini, kasus ini ternyata tidak hanya berada di seputaran aliansi yang menuding ijazah Jokowi palsu, tetapi juga sudah merembet ke ranah internal partai politik besar, yaitu Partai Demokrat. Loh, kok bisa?

Jadi gini, mengutip dari laman Suara.com, tudingan bahwa Partai Demokrat adalah dalang dari kasus ijazah palsu Jokowi ini menguat karena salah satu individu yang gencar banget menuding jika ijazah Jokowi yang diterbitkan oleh kampus UGM itu palsu adalah Roy Suryo.

Seperti yang kita tahu, Roy Suryo adalah mantan orang penting dan pernah menjabat sebagai menteri dari Partai Demokrat dulunya.

Karena profilnya yang sangat lekat dengan partai tersebut, tidak heran jadinya jika mantan kader partai yang dulu dibentuk oleh mantan Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono ini, dianggap jadi ‘biang kerok’ merebaknya isu ijazah palsu Jokowi.

Apalagi desas-desusnya nih, kalau Partai Demokrat masih ada dendam kesumat sama kubu Jokowi imbas dari dinamika politik beberapa waktu lalu.

Pengamat Politik Sebut Dugaan Demokrat Menguat Karena Banyak Faktor

Banyak pihak yang bilang bahwa spekulasi soal dalang dugaan kasus ijazah palsu Jokowi yang disebarkan oleh Partai Demokrat ternyata tidak hanya berasal dari opini karena keterlibatan Roy Suryo saja.

Isu ini semakin kencang karena adanya dugaan dendam kesumat imbas konstelasi politik jelang Pemilu 2024 silam, yang dianggap sebagai sebuah kekecewaan politik yang mendalam.

Baca Juga: Dulu Ucap Syahadat Bikin Heboh, Kini Denny Sumargo Bebaskan Anaknya Pilih Agama

Saat itu, Partai Demokrat menaruh harapan besar kalau Jokowi akan menunjuk Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang sempat digadang-gadang naik jadi calon wakil presiden RI mendampingi Prabowo Subianto.

Tapi, ternyata kedekatan dan lobi politik yang dilakukan Partai Demokrat ke Jokowi kala itu tidak dibalas sesuai harapan. Kegagalan ini dianggap sebagai pukulan telak bagi strategi politik jangka panjang partai.

Hal ini juga diungkapkan oleh pengamat dan analis politik, Yunarto Wijaya, yang menyebut ada kode-kode dari Jokowi yang makin menguatkan tuduhan ke Partai Demokrat.

“Menurut saya isunya kan akhirnya menjadi politik ya ketika kemudian memang dimulai dengan Pak Jokowi juga memberikan sebuah clue. Ada tokoh besar di balik isu ijazah palsu mengenai juga pemakzulan. Lalu dijabarkan lebih spekulatiflah dan teknis menurut saya oleh Bang Silfester atau Bang Ade Darmawan. Mengarahnya kalau kita lihat ini kan kalau hanya dua kalau partai yang warnanya biru dan dalam barisan koalisi, hanya Demokrat atau PAN,” ujar Yunarto Wijaya.

Kalau benar dugaan ini, bisa jadi ke depannya bakal ada persaingan atau perang dingin yang lebih besar antara Demokrat dan partai-partai yang loyal pada Jokowi, seperti PSI.

Tidak hanya sampai di situ saja, ke depannya bisa saja kasus ini kian memanas hingga membawa banyak nama tenar lainnya, mengubahnya dari sekadar kasus hukum menjadi arena pertarungan politik terbuka.

×
Zoomed
TERKINI
YES 2025 menekankan perlunya pelibatan aktif generasi muda dalam perumusan kebijakan ekonomi karena dampaknya sangat sig...
news | 14:24 WIB
VinFast justru memisahkan harga baterai dari harga kendaraan. Melalui skema langganan, konsumen bisa memiliki mobil list...
news | 21:30 WIB
Di beberapa desa di Indonesia, justru dari aksi konservasi malah lahir ratusan peluang kerja baru....
news | 09:43 WIB
Kisah-kisah dari mereka yang telah memulai perjalanan bersama BSya ngasih gambaran jelas tentang bagaimana sebuah aplika...
news | 07:38 WIB
Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, generasi muda nggak cuma cari sukses finansial, tapi juga makna dan keseimbangan...
news | 07:21 WIB