Topan Mangkhut Melanda, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Tiongkok

Terdampak Topan Mangkhut, sejumlah layanan transportasi di Tiongkok luluh lantak.

Dany Garjito | Aditya Prasanda
Senin, 17 September 2018 | 10:30 WIB
Topan Mangkhut Melanda, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Tiongkok

Topan Mangkhut Melanda, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Tiongkok

guideku.com - Topan Mangkhut dengan kecepatan 330 kilometer per jam bergerak dari Flipina menuju Tiongkok.

Kawasan Hong Kong, Provinsi Guangdong dan Hainan di Tiongkok Selatan turut merasakan terpaan angin dahsyat ini.

Akibatnya layanan transportasi dan penerbangan di negeri tirai bambu luluh lantak. Sejumlah penerbangan pun dibatalkan.

Tak terkecuali penerbangan beberapa maskapai di Indonesia dari dan menuju Tiongkok.

 AirAsia. (Instagram/@airasia_bhsindonesia)
AirAsia. (Instagram/@airasia_bhsindonesia)

 

AirAsia misalnya, sedari Sabtu (15/9/2018) membatalkan beberapa penerbangan di wilayah Tiongkok Selatan dan Filipina.

Rute-rute tersebut antara lain penerbangan dari dan menuju Hong Kong, Makau, Shenzhen, Guangzhou, dan Shantou.

Para penumpang yang berada dalam jadwal penerbangan AirAsia yang dibatalkan sedari tanggal 15 hingga 18 September ini akan mendapatkan kompensasi berupa akses tukar jadwal keberangkatan dengan rute yang sama dalam periode 30 hari dari jadwal keberangkatan.

Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Banyak Pesawat Berwarna Putih

BACA JUGA: Traveler, Jangan Naik Pesawat Jika Gigi Berlubang, Ini Alasannya!

Dalam tenggat waktu yang sama, penumpang juga dapat melakukan satu kali pengubahan tujuan Internasional dalam jaringan AirAsia.

Tak hanya Air Asia, maskapai penerbangan Garuda Indonesia juga membatalkan penerbangan sedari tanggal 15 hingga 18 September.

Garuda Indonesia (Wikipedia)
Garuda Indonesia (Wikipedia)

 

Sementara itu di Filipina, Topan Mangkhut yang disebut Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) sebagai siklon tropis terkuat tahun 2018 ini membuat jutaan warga terdampak mengungsi.

Dalam laporan terakhir, topan ini telah menewaskan 13 orang dan menghilangkan lima orang.

×
Zoomed
TERKINI