Ternyata Ini Cara Maskapai Tarif Murah Dapat Untung

Maskapai LCC mencari keuntungan dengan cara ini!

Dany Garjito
Kamis, 08 November 2018 | 21:00 WIB
Ilustrasi pesawat. (Unsplash/John Cameron)

Ilustrasi pesawat. (Unsplash/John Cameron)

Guideku.com - Banyak yang bertanya, cara maskapai tarif murah dapat untung dari mana? Sementara standar keamanan dan keselamatan maskapai penerbangan bertarif rendah, low cost carrier atau LCC masih kurang meyakinkan di mata publik.  

Bahkan, pemerintah akan memperketat aturan managemen maskapai LCC, pasca jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin(29/10).

Dilansir Guideku.com dari Suara.com, pengamat penerbangan Gerry Soejatman mengatakan, maskapai LCC mencari keuntungan dengan meningkatkan volume penerbangannya. Dengan begitu, anggapan publik bahwa maskapai LCC ‘kejar setoran’ jadi wajar.

''Jadi memang maskapai LCC mengejar volume dalam bisnisnya,'' kata Gerry di Hotel Millannium, kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2018).

Bahkan, demi mengejar volume, pesawat dari maskapai LCC terbang melebihi jam maskapai premium dalam sehari.

''Era LCC ini bisa 12 jam terbang dalam sehari. Kalau pesawat premium cuma 8 jam terbang sehari,'' ungkap Gerry.

Dia juga menyanggah anggapan maskapai LCC suka delay atau telat. Baginya, penerbangan yang delay tidak hanya merugikan penumpang sebagai konsumen, tapi juga maskapai.

''Kalau maskapai LCC senang delay, itu salah. Karena mereka rugi kalau delay,'' ujar dia.

Selain itu, lanjut Gerry, tiket pesawat LCC bisa murah karena mereka juga mencari keuntungan dengan menjual barang-barang dan makanan di dalam pesawat.

Baca Juga: Kokpit Lion Air Ditemukan dalam Kondisi Hancur, Sulit Dievakuasi

Gerry Soejatman, pengamat pesawat. [Suara.com/Erick Tanjung]
Gerry Soejatman, pengamat pesawat. [Suara.com/Erick Tanjung]

 

''Bagi mereka yang penting pesawat penuh. Strateginya banyak, mereka bisa cari untung dari jual makanan di dalam pesawat, bisa dengan kargo (bawa paket barang) dan sebagainya,'' kata pengamat penerbangan ini.

Sementara itu sangat dikhawatirkan kalau LCC menutupi biaya penerbangan dengan memotong biaya perawatan dan pemeliharaan pesawat, pengurangan kuota bahan bakar dan sebagainya. Tetapi hal itu tidak mudah dilakukan, karena bisa merugikan maskapai sendiri.

Gerry mengatakan bahwa hal tersebut tidak mudah dilakukan, karena bisa merugikan maskapai sendiri serta semua ada standar yang harus dipenuhi.

SUARA.com/Erick Tanjung

Artikel ini sudah dimuat di SUARA.com dengan judul: Bagaimana Cara Maskapai Tarif Murah Raup Keuntungan?

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB