Travel

Curhat Teman Korban Lion Air JT 610: Nggak Usah Balik Lagi

Subuh itu lo ngechat gue, 'gue pergi dulu, jangan galau lagi boss, titip adik gue ya.'

Dany Garjito | Aditya Prasanda

Ilustrasi sedih. (Pixabay/StockSnap)
Ilustrasi sedih. (Pixabay/StockSnap)

Guideku.com - Hingga hari Selasa, (20/11/2018) korban Lion Air JT-610 yang berhasil diidentifikasi berjumlah 104 korban dengan rincian 75 orang laki-laki dan 29 perempuan.

Tercatat masih ada 91 korban yang belum teridentifikasi menilik data keberangkatan pesawat rute Jakarta-Pangkal Pinang yang mengangkut 181 penumpang bersama 8 awak pesawat tersebut.

Beragam kisah dari keluarga korban pun menelisik ke permukaan satu per satu. Salah satunya kisah seorang netizen yang diduga memiliki seorang sahabat yang jadi salah satu korban tragedi jatuhnya Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) pagi .

Dalam cerita yang dibagikan akun Instagram Wow Unix tersebut, pria yang tak diketahui identitas persisnya itu menceritakan detil kala ia kehilangan kontak dengan sahabatnya.

Penuturan demi penuturan yang dikemas dalam format video dengan teks pengiring tersebut pun menyentuh banyak pengguna sosial media lainnya.

''29 Oktober 2018, hari yang nggak bisa gue lupakan seumur hidup.

Subuh itu lo ngechat gue, 'gue pergi dulu, jangan galau lagi boss, titip adik gue ya.'

Gue pun ngebalas chat lu dengan nada bercanda, 'Iya sana pergi, gue jagain adik lo, ngga usah balik lagi sekalian.'

Pagi itu, gue beraktivitas seperti biasa tanpa ada firasat apapun.

Nggak lama kemudian, gue dengar berita, ada kecelakaan pesawat.

Gue langsung ngeline, ngewhatsapp bahkan nelpon lo, tapi ngga ada jawaban.

Gue sih berusaha positive thinking aja, mungkin lo lagi sibuk, ngga sempat balas pesan gue.

Sejam berlalu, masih belum ada kabar dan di grup whatsapp udah mulai ramai yang bilang kalau lo salah satu penumpang pesawat itu.

Gue nggak percaya begitu aja. Gue butuh data.

Tepat pukul 12 siang daftar penumpang dirilis. Gue langsung nyari nama lo di daftar penumpang itu sembari berdoa, 'Ya Tuhan semoga omongan teman-teman gue salah'.

Dan ternyata... omongan teman-teman gue benar. Lo adalah salah satu penumpang pesawat nahas itu.

Saat itu juga dunia gue runtuh. Gue nangis sekejer-kejernya. Gue nggak nyangka.

Sahabat terbaik gue, sudah terbang ke tempat yang lebih tinggi.

Tiba-tiba gue keingat sesuatu, tentang omongan lo yang dulu nggak pernah gue anggap penting.

Omongan yang menurut gue cuma celotehan anak kecil.

Lo ingat nggak sih, dulu kita pernah bikin janji.

Jika salah satu di antara kita 'pergi' duluan, yang tinggal wajib ziarah ke makamnya sambil membawa segudang cerita.

Nanti kita saling cerita disitu deh ....''

Kisah yang dibagikan ulang di Instagram ini mendapat banyak tanggapan dari netizen.

''Asli nangis,'' tulis netizen.

''Sumpahh merindinggg,'' tulis netizen lain.

''Kalau misal aku yg duluan pergi ingat aku dan ceritakan semua tentang kita di makam ku saat ziarah ,'' tulis netizen lain sambil menandai beberapa temannya di kolom komentar.

Berita Terkait

Berita Terkini