Travel

Gua Tempat 12 Remaja Thailand Terjebak Kini Jadi Spot Wisata

Ini alasannya

Galih Priatmojo | Amertiya Saraswati

Gua Thailand Tempat Klub Sepak Bola Terjebak (Google Maps)
Gua Thailand Tempat Klub Sepak Bola Terjebak (Google Maps)

Guideku.com - Masih ingat dengan insiden anggota klub sepak bola terjebak di gua Thailand pada bulan Juni-Juli lalu? Saat itu, ke-12 remaja anggota klub bersama pelatih mereka harus berjuang bertahan hidup selama 18 hari sebelum berhasil diselamatkan.

Tidak hanya itu, insiden tersebut pun turut memakan korban seorang penyelam yang saat itu bertugas menyelamatkan mereka.

Baru-baru ini, kabar mengejutkan datang dari gua tersebut. Disebutkan, gua yang bernama Tham Luang Nang Non itu kini telah berubah menjadi destinasi wisata terkenal di Thailand.

Gua Thailand Tempat Klub Sepak Bola Terjebak (Google Maps)
Gua Thailand Tempat Klub Sepak Bola Terjebak (Google Maps)

 

Memang benar bahwa gua tersebut sempat menarik perhatian dunia internasional akibat insiden yang terjadi. Tidak heran, banyak turis mulai mendatangi gua tersebut untuk melihat langsung lokasi aksi penyelamatan heroik yang ramai diberitakan.

Meski begitu, bukan berarti warga lokal dan pemerintah Thailand lantas berniat menggunakan tragedi tersebut untuk meningkatkan jumlah wisatawan.

Alih-alih, mereka akan membangun sebuah museum yang sekaligus berfungsi sebagai memorial untuk Saman Kunan, penyelam yang tewas saat aksi penyelamatan tersebut.

Hal ini dilakukan sebagai pengingat bahwa sebuah tragedi pernah terjadi dan bahwa mereka belum melupakan dedikasi Saman Kunan dalam menyelamatkan ketiga belas orang yang terjebak.

Gua Thailand Tempat Klub Sepak Bola Terjebak (Google Maps)
Gua Thailand Tempat Klub Sepak Bola Terjebak (Google Maps)

 

Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua area gua Tham Luang Nang Non ini sudah dapat dieksplorasi travelers.

Bagian gua tempat ketiga belas anggota klub sepak bola terjebak dan aksi penyelamatan berlangsung masih ditutup demi alasan keamanan.

Sementara itu, wisatawan hanya bisa menjelajah area gua yang sudah dinyatakan aman agar kejadian serupa tidak terulang.

Berita Terkini