Lebih Dekat dengan Dol, Gendang Khas Bengkulu

Pak ketipak ketipung, suara dol bertalu-talu.

Angga Roni Priambodo | Aditya Prasanda
Kamis, 17 Januari 2019 | 05:15 WIB
Lebih Dekat dengan Dol, Gendang Khas Bengkulu

Lebih Dekat dengan Dol, Gendang Khas Bengkulu

guideku.com - Dol, gendang khas Bengkulu ini kerap jadi genderang tetabuhan penyembur semangat tiap acara besar dihelat di provinsi dengan populasi 1,9 juta penduduk tersebut.

Berbahan dasar kayu maupun bonggol kelapa yang diberi lubang di bagian atasnya, dol dikenal memiliki tekstur yang ringan namun kuat.

Untuk menutup lubang berdiameter 70 hingga 125 cm pada dol, masyarakat setempat biasa menggunakan kulit kambing maupun kulit sapi.

(Instagram Aryfirst)
(Instagram Aryfirst)

 

Butuh waktu sekitar 3 minggu untuk membuat alat musik khas dengan tinggi mencapai hingga 80 cm ini.

Di lapangan, dol biasa dimainkan dalam 3 teknik bergantung suasana pertunjukan.

Ada teknik suwari, teknik yang dimainkan dalam tempo lambat dan dimainkan saat acara duka.

Baca Juga: Duh, Roti dan Biskuit Mengandung Zat Pemicu Kanker

Kemudian teknik tamatan yang dimainkan dalam suasana riang dengan tempo cepat. Lalu teknik suwari yang dimainkan dengan pukulan satu per satu kala menempuh perjalanan jauh.

(Instagram Bengkulu Ganteng Cantik)
(Instagram Bengkulu Ganteng Cantik)

 

Dahulu, dol kerap dimainkan di acara penting seperti tabot. Hari ini, dol dimainkan di berbagai acara penting.

(Instagram Wonderful Bengkulu 6)
(Instagram Wonderful Bengkulu 6)

 

Untuk yang tertarik membeli dol, alat musik khas ini dapat dibeli dengan merogoh kocek sekitar Rp 850 ribu atau hingga jutaan rupiah lho.

×
Zoomed
TERKINI