Travel

Tuai Pro Kontra, Patung Setan Selfie Bakal Jadi Atraksi Wisata Kota Ini

Ada juga yang bilang patung itu kelewat ceria.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati

Ilustrasi Patung Menyeramkan (Pixabay/terimakasih0)
Ilustrasi Patung Menyeramkan (Pixabay/terimakasih0)

Guideku.com - Ide pemerintah kota Segovia, Spanyol untuk memasang sebuah patung dan menarik lebih banyak wisatawan malah berakhir menuai pro-kontra dari masyarakat.

Pasalnya patung setinggi 5 kaki atau 1,5 meter yang dibuat oleh seniman Jose Antonio Abella ini memiliki bentuk setan dengan dua tanduk, telanjang, dan tengah berselfie.

Tak hanya itu, patung setan selfie ini juga terlihat tengah tersenyum lebar.

Hal ini pun sukses menuai protes beberapa warga setempat, terlebih bagi komunitas agama Katolik setempat yang beranggapan bahwa memasang patung ini sama artinya dengan mengagungkan kejahatan.

Patung Setan Selfie di Segovia (youtube.com/News 24x7)
Patung Setan Selfie di Segovia (youtube.com/News 24x7)

Seperti dikutip dari laman NY Times, awalnya pemerintah kota setempat berencana untuk memasang patung tersebut demi mendongkrak pariwisata Kota Tua di Segovia yang merupakan bagian dari situs warisan UNESCO.

Patung setan yang dimaksud sendiri sebenarnya berkaitan dengan legenda kota mengenai saluran air atau akuaduk yang sudah berusia 2.000 tahun.

Dalam legenda, dikisahkan bahwa seorang gadis muda setuju meminta bantuan setan untuk membangun saluran air dalam semalam dengan imbalan nyawanya.

Namun, karena ketakutan, gadis itu pun lekas berdoa minta diselamatkan. Pada akhirnya, badai muncul dan setan tersebut tak bisa menempatkan batu terakhir yang akan menandai selesainya akuaduk.

Legenda ini memiliki makna bahwa siapa pun yang berbuat jahat masih bisa bertobat, dan patung tadi hendak dipasang untuk mengingatkan warga akan pesan moral yang ada.

Akuaduk Tempat Legenda Setan di Segovia (Pixabay/Almudena_Sanz_Tabernero)
Akuaduk Tempat Legenda Setan di Segovia (Pixabay/Almudena_Sanz_Tabernero)

Meski begitu, komunitas Katolik di Segovia tetap menentang keberadaan patung setan selfie ini dan membuat petisi yang ditandatangani 5.000 orang.

Pada akhirnya, masalah ini pun terpaksa dibawa ke pengadilan. Di sana, hakim pun memutuskan bahwa patung tersebut tetap dapat dipasang.

Di sisi lain, kelompok agama yang mengajukan tuntutan diminta membayar denda 500 euro atau Rp 8,1 juta.

Dengan demikian, patung setan selfie tersebut pun akan resmi dipasang di Segovia pada penghujung bulan Januari nanti.

Sementara itu, pihak-pihak lain setuju bahwa patung setan ini sama sekali tak ada hubungannya dengan agama mana pun dan lebih bersifat legenda serta budaya.

Berita Terkait

Berita Terkini