Jadi Penampungan Limbah Beracun, Ini 4 Fakta Menyeramkan Desa Geamana

Berawal dari nafsu bengis, menjelma kutukan seumur hidup bagi masyarakat setempat.

Dany Garjito | Aditya Prasanda
Rabu, 13 Februari 2019 | 18:30 WIB
(Wikimedia Mathe Janos)

(Wikimedia Mathe Janos)

Guideku.com - Ledakan tambang nan begitu dahsyat pada tahun 1977 menyebabkan desa Geamana di Rumania tenggelam oleh limbah beracun.

Hari ini desa tersebut merupakan salah satu kawasan berbahaya yang jadi mimpi buruk sekaligus penyesalan bagi masyarakat Geamana dan Rumania.

Dihimpun dari berbagai sumber, Guideku.com mencatat 4 fakta soal Desa Geamana yang harus kamu ketahui. Apa saja?

Berawal dari nafsu diktator

Bermula dari nafsu bengis diktator komunis Rumania, Nicolae Ceausescu yang ingin mengeksploitasi tembaga dalam jumlah besar, kawasan pertambangan di desa Geamana pun dibuka pada tahun 1977 hanya dalam jangka waktu satu tahun.

Desa jadi penampungan limbah

(Pexels Pixabay)
(Pexels Pixabay)

 

Bak kutukan bagi penduduk desa, eksploitasi tembaga di tambang Rosia Poieni di kawasan Pegunungan Apuseni, Alba, Rumania memaksa 400 kepala keluarga dievakuasi keluar sebab desa Geamana dijadikan tempat penampungan lumpur limbah tembaga.

Para penduduk dievakuasi dengan iming-iming akan diberikan ganti rugi dalam jumlah besar namun kenyataannya mereka hanya memperoleh sebidang tanah dan sedikit uang.

Baca Juga: 5 Tempat Terunik untuk Melamar Kekasih, Dijamin Membekas di Hati

Danau limbah beracun

(Youtube Transylvania Zone)
(Youtube Transylvania Zone)

 

Limbah beracun dengan kandungan sianida dan bahan kimia lainnya menenggelamkan desa Geamana.

Hari ini tak satupun bangunan dapat kita saksikan tersisa di atas permukaan limbah beracun yang menyerupai danau kecuali sisa atap gereja nan tinggi menjulang.

Masih ada penduduk yang bertahan

Kendati ratusan penduduk Geamana telah meninggalkan desa, terdapat sekitar 20 penduduk yang bertahan dan bermukim di atas lereng bukit.

Tak heran, proyek tambang di desa Geamana merupakan salah satu mimpi buruk bagi masyarakat Rumania hingga hari ini.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI
Di tengah ancaman krisis iklim dan kerusakan alam, banyak orang mulai mempertanyakan bagaimana cara menikmati liburan ta...
travel | 13:18 WIB
Kasus penembakan tersebut menjadi menjadi sorotan terhadap WNA Australia....
travel | 12:13 WIB
Dua orang pendaki tertangkap pada 15 Juni 2025....
travel | 12:50 WIB
Penetapan Dataran Tinggi Dieng sebagai geopark nasional disambut dengan harapan besar, terutama dari para pelaku wisata ...
travel | 11:00 WIB
Aplikasi yang baik akan membantu Anda menghemat waktu dan uang, serta meminimalkan potensi masalah selama proses pemesan...
travel | 10:00 WIB
Diketahui konten itu diunggah oleh akun media sosial TikTok....
travel | 11:15 WIB
Namun Amir meminta Pemda DIY maupun Pemkab Gunungkidul harus memperhatikan jalur-jalur alternatif....
travel | 10:00 WIB
Angela Gilsha mengaku sempat datang ke sana....
travel | 13:22 WIB
Terdapat kenaikan sebesar 8,92 persen dari total kunjungan sebanyak 3.223.229 kunjungan....
travel | 14:27 WIB
Menurutnya peringatan perjalanan dari Australia ini adalah sebuah risiko, namun wisatawan manapun akan aman di Bali jika...
travel | 14:09 WIB