Travel

Nggak Asal Datang, Ini Aturan Melihat Bunga Sakura

Ada travelers yang berencana lihat bunga sakura?

Dany Garjito | Amertiya Saraswati

Ilustrasi Menonton Bunga Sakura (Pixabay/MabelAmber)
Ilustrasi Menonton Bunga Sakura (Pixabay/MabelAmber)

Guideku.com - Berjalan-jalan sembari berpiknik di bawah guguran bunga sakura identik dengan datangnya musim semi di Jepang.

Nggak heran, Jepang menjadi salah satu negara favorit tujuan para travelers di saat musim semi tiba.

Bukan cuma sekadar menonton, masyarakat Jepang pun terkenal dengan tradisi hanami atau menonton bunga sakura.

Saat hanami berlangsung, orang-orang di Jepang biasanya akan berpiknik sembari berbagi makanan dan minum sake. Bagi mereka, hanami juga seperti pesta untuk menyambut musim semi.

Meski demikian, seramai-ramainya taman di Jepang saat bunga sakura bermekaran, ternyata masih ada beberapa aturan yang harus kamu tahu sebelum melakukan hanami lho. Apa saja?

Ilustrasi Menonton Bunga Sakura (Pixabay/gorkhe1980)
Ilustrasi Menonton Bunga Sakura (Pixabay/gorkhe1980)

1. Tidak terlalu membuat keributan

Hanami memang diadakan di ruang terbuka. Terkadang, mereka yang berpiknik pun juga akan mengadakan sesi karaoke sembari minum sake.

Namun, hal ini bukan berarti bahwa kamu bisa seenaknya bernyanyi keras-keras atau mengganggu orang-orang lain yang sedang berpiknik ya.

Meski judulnya senang-senang, orang Jepang bakal lebih suka jika kamu berusaha menghormati orang lain yang juga sedang ber-hanami.

2. Jangan pakai satu spot terlalu lama

Karena hanami biasanya diadakan di taman yang bersifat umum, ingatlah untuk tidak berpiknik terlalu lama.

Salah-salah, kamu bisa kena maki orang-orang yang juga ingin berpiknik dan sudah menunggu terlalu lama untuk duduk.

Melakukan hanami selama beberapa jam memang wajar, tapi jangan sampai seharian penuh juga ya!

Ilustrasi Menonton Bunga Sakura (Pexels/Snapwire)
Ilustrasi Menonton Bunga Sakura (Pexels/Snapwire)

3. Jangan rusak pohon-pohon yang ada

Melihat bunga sakura yang berwarna pink pucat memang identik dengan suasana romantis.

Meski begitu, banyak turis ternyata malah merusak pohon bunga sakura dengan cara mengukir gambar hati atau inisial nama di batangnya.

Ada juga yang sengaja mengguncang-guncangkan pohon sakura agar kelopaknya gugur sebelum waktunya, hanya demi mengambil foto yang terlihat indah.

Duh, yang seperti ini jangan dilakukan ya travelers!

4. Hindari duduk atau berjalan di akar pohon sakura

Terakhir, bukan cuma merusak batang dan ranting pohon, ingatlah untuk tidak duduk atau sengaja menginjak-injak akar di sekitar pohon sakura.

Hal ini dikarenakan pohon sakura yang ada bisa rusak karena terkena injakan kaki ribuan pengunjung yang datang.

Travelers pastinya nggak mau kan kalau bunga sakura yang indah tersebut tak lagi bisa dilihat di tahun-tahun ke depan?

Nah, buat kamu yang ada niat traveling ke Jepang musim semi ini dan melakukan hanami, ingatlah untuk memperhatikan aturan-aturan di atas agar keindahan bunga sakura tetap terjaga ya!

Berita Terkait

Berita Terkini