Travel

Kemampuan Bahasanya Diremehkan, Pemandu Wisata Sengaja Bikin Turis Nyasar

Kelakuan turis itu menyakiti harga dirinya.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati

Ilustrasi Turis Minta Petunjuk (Pixabay/chlebicek2)
Ilustrasi Turis Minta Petunjuk (Pixabay/chlebicek2)

Guideku.com - Ulah turis yang dianggap mengganggu dan menyakiti perasaan warga lokal bukan cuma sekali atau dua kali saja terjadi.

Kali ini pun, seorang turis berhasil membuat lelaki asal Singapura merasa kesal hingga berujung balas dendam.

Tak tanggung-tanggung, warga yang merasa jika dirinya dipermalukan turis ini bahkan sampai sengaja membuat turis tersesat.

Insiden ini dilaporkan laman Nextshark, yang menyatakan bahwa lelaki bernama Timothy Bon tersebut diejek soal kemampuannya berbahasa Mandarin.

Ya, seperti yang kita tahu, Singapura tak cuma menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa sehari-hari. Ada pula bahasa Mandarin, meski hal tersebut tidak menjamin setiap orang mampu menggunakannya dengan fasih.

Ilustrasi kereta api. (Unsplash/Don Frontjin)
Ilustrasi kereta api. (Unsplash/Don Frontjin)

Lewat cuitannya yang viral, Timothy pun membagikan kisahnya saat dia bertemu turis China.

Saat itu, sang turis bertanya mana kereta MRT yang akan menuju stasiun Bayfront. Namun, turis ini bertanya dengan bahasa Mandarin dan menyebut Bayfront dengan sebutan ''hai wan fang''.

Karena tidak yakin dengan pertanyaan turis tersebut, Timothy pun balik bertanya apakah yang dimaksudnya Harbourfront, Bayfront, atau Admiralty.

Sayang, bukannya ditanggapi baik-baik, turis itu malah merendahkan Timothy dengan berkata, ''Kau orang China tapi kau tidak bisa bahasa Mandarin, apa kau tidak malu?''

Ilustrasi MRT (Pixabay/cegoh)
Ilustrasi MRT (Pixabay/cegoh)

Hal itu tentunya membuat Timothy sakit hati. Belum lagi, dia sendiri sebenarnya menderita disleksia sehingga kesusahan untuk membaca dan menghafal huruf Mandarin.

Karena alasan itulah, pada akhirnya Timothy pun memutuskan untuk menyesatkan turis tersebut dan memberikan kereta yang akan menuju Tuas Link. Fyi, stasiun Tuas Link sendiri terletak di posisi yang jauh berkebalikan dari Bayfront.

Melihat cuitan kisah Timothy menyesatkan turis tersebut, banyak netizen yang setuju dan berpendapat bahwa turis rasis tadi perlu diberi pelajaran. Tak hanya itu, banyak pula yang mengaku pernah mengalami kejadian serupa.

Duh ada-ada saja ya, travelers!

Berita Terkait

Berita Terkini