Travel

Sehari di Kinshasa, Neraka dengan Jalanan Termacet di Dunia

Kota pelik dengan permasalahan lalin yang tak terurai.

Angga Roni Priambodo | Aditya Prasanda

(Pixabay Pixa Oppa)
(Pixabay Pixa Oppa)

Guideku.com - Kota berpenghuni 13 juta penduduk ini barangkali merupakan salah satu tempat paling menyeramkan di dunia.

Bagaimana tidak, untuk menjalani keseharian, setiap harinya para penduduk di kota ini harus dihadapankan dengan mimpi buruk berupa jalanan ruwet yang begitu kacau dan macet dengan hilir mudik bus, motor, dan mobil.

Kota ini bernama Kinshasa, masyarakatnya begitu terbiasa dengan polusi udara dan suara tatkala klakson dan pekik makian bak pertempuran abadi yang jadi landmark ibukota Republik Demokratik Kongo (DRC) ini.

Tak heran, tiap perjalanan darat di kota ini serupa membelah neraka dengan kelindan manusia dan alat transportasi yang begitu runyam.

''Setiap hari kami bersesakan bak ikan sarden. Acap kami kelelahan begitu tiba di tempat tujuan,'' keluh salah seorang mahasiswa hukum di Esperant Kashama seperti dikutip Guideku.com dari AFP.

Silang sengkarut jalur transportasi di kota ini salah satunya disebabkan kota Kinshasa tak memiliki jaringan kereta api pinggir kota yang mengharuskan para penduduknya begitu bergantung pada jalan raya.

Mimpi buruk tersebut kian mengerikan dengan perkiraan PBB yang memprediksi Kinshasa akan segera menempati 10 kota terpadat di dunia dalam 10 tahun ke depan.

Berita Terkait

Berita Terkini