Travel

Duh, Hotel di Shanghai Kini Dilarang Sediakan Alat Mandi Sekali Pakai

Ini alasan pemerintah terapkan larangan sediakan alat mandi sekali pakai.

Dany Garjito | Arendya Nariswari

Ilustrasi toiletries atau alat mandi sekali pakai. (Pixabay/AllNikArt)
Ilustrasi toiletries atau alat mandi sekali pakai. (Pixabay/AllNikArt)

Guideku.com - Restoran kerap menemui masalah ketika harus mengolah sampah plastik seperti sendok dan garpu sekali pakai, tidak terkecuali dengan hotel

Hotel juga banyak menemui masalah terkait sampah plastik layaknya restoran. Bedanya, sampah plastik yang dihasilkan oleh hotel biasanya berupa alat mandi sekali pakai atau toiletries

Beberapa hotel di Shanghai perlahan mulai dilarang untuk menyediakan toiletries atau alat mandi sekali pakai untuk tamu mereka.

Peraturan baru ini mulai diterapkan oleh pemerintah Shanghai, mengingat sampah plastik saat ini keberadaanya sudah tak bisa ditoleransi lagi.

Aturan baru tersebut mengharuskan sebagian besar hotel di Shanghai untuk berhenti menyediakan sikat gigi, sisir, spons, pisau cukur, kikir kuku hingga bantalan penyemir sepatu.

Ketujuh item ini baru akan diberikan ketika tamu menuliskan permintaan khusus saat memesan kamar hotel.

Ilustrasi toiletries atau alat mandi sekali pakai di hotel. (Unsplash/Patrick Coddou)
Ilustrasi toiletries atau alat mandi sekali pakai di hotel. (Unsplash/Patrick Coddou)

 

Dilansir Suara.com dari laman Shanghaiist, sebanyak 1.029 inspeksi terhadap peraturan tersebut telah diberlakukan sejak 1 Juli lalu.

Dari inspeksi tersebut, 81 hotel kedapatan masih menyediakan alat mandi sekali pakai atau toiletres yang sudah dilarang oleh pemerintah.

Beberapa hotel mewah yang kedapatan melanggar peraturan yakni Ritz-Carlton Hotel Shanghai Pudong, Reinaissance Shanghai Zhongshan Park Hotel dan masih banyak lagi.

Hotel yang kedapatan masih menyediakan toiletries atau alat mandi sekali pakai ini akan dikenai denda mulai dari 500-5000 yuan (Rp 1-10 juta).

Pemerintah juga menghimbau hotel-hotel di Shangai ini untuk mulai memperbaki situasi.

Wah, sepertinya hal menjadi catatan penting untuk Anda yang berencana pergi berlibur ke Shanghai ya.

Berita Terkait

Berita Terkini