Travel

Dibuat dari 440 Sepatu Wanita, Instalasi Seni Ini Punya Sejarah Miris

Tak hanya instalasi seni, karya tersebut juga merupakan memorial.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati

Ilustrasi Sepatu Wanita (Pixabay/uwekern)
Ilustrasi Sepatu Wanita (Pixabay/uwekern)

Guideku.com - Di Istanbul, Turki, ada sebuah instalasi seni yang belum lama ini dipamerkan. Instalasi tersebut dibuat oleh seniman Vahit Tuna dari sepatu wanita.

Sepintas dilihat, instalasi seni itu mungkin bisa terbilang unik. Pasalnya, ada 440 pasang sepatu hak tinggi wanita yang dipasang berjajar di dinding.

Namun, Vahit Tuna membuat ini bukan tanpa alasan. Ratusan sepatu tersebut adalah simbol duka cita, sekaligus pengingat akan ratusan nyawa wanita yang meninggal akibat kekerasan dalam rumah tangga.

Melansir dari Bored Panda, Turki merupakan salah satu negara yang memiliki masalah seputar kekerasan terhadap wanita. Total, ada 40 persen wanita di Turki yang mengalami kekerasan domestik.

Sementara di tahun 2018 silam, terdapat 440 wanita yang meninggal akibat kekerasan yang dilakukan oleh suami mereka sendiri.

Instalasi Seni dari Sepatu Wanita (instagram.com/yankoseprojesi)
Instalasi Seni dari Sepatu Wanita (instagram.com/yankoseprojesi)

Prihatin dengan jumlah ini, Vahit Tuna pun memutuskan untuk meningkatkan kesadaran orang-orang di Turki soal KDRT.

Dengan instalasi seni yang menarik perhatian tersebut, Vahit Tuna berharap agar ada lebih banyak orang yang peduli pada isu ini.

Meski begitu, Vahit Tuna mengaku bahwa ke-440 sepatu yang dipakainya bukanlah milih korban.

Sementara, jenis sepatu hak tinggi dipilih karena menyimbolkan kekuatan feminisme dan kebebasan yang seharusnya dimiliki oleh semua perempuan.

Instalasi Seni dari Sepatu Wanita (instagram.com/yankoseprojesi)
Instalasi Seni dari Sepatu Wanita (instagram.com/yankoseprojesi)

Di Turki sendiri, masyarakat memang memiliki tradisi untuk meletakkan sepatu di luar rumah sebagai tanda bahwa ada seseorang yang meninggal.

Budaya ini pula yang menjadi inspirasi Vahit Tuna untuk membuat instalasi seni tersebut.

Nantinya, sepatu-sepatu wanita ini akan dipajang di dinding selama 6 bulan lamanya dan dapat disaksikan baik oleh warga maupun wisatawan.

Berita Terkait

Berita Terkini