Travel

Panduan Lengkap Liburan di Benteng Vredeburg Yogyakarta

Berikut panduan liburan ke Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati

Panduan Lengkap Liburan di Benteng Vredeburg Yogyakarta. (Guideku.com/Iqbal Asaputro)
Panduan Lengkap Liburan di Benteng Vredeburg Yogyakarta. (Guideku.com/Iqbal Asaputro)

Guideku.com - Museum Benteng Vredeburg merupakan salah satu objek wisata yang ada di kawasan nol kilometer. Selain bangunannya yang memiliki sejarah panjang dan kerap digunakan berfoto, Museum Benteng Vredeburg juga menyajikan wisata edukasi berupa diorama.

Masuk ke museum ini, wisatawan akan diajak berkeliling empat diorama yang menyajikan sejarah perjuangan Indonesia dari masa penjajahan hingga pasca kemerdekaan.

Selain itu, ada pula patung para pahlawan hingga replika meriam dan replika Tugu Yogyakarta yang bisa dijadikan spot berfoto.

  • KISAH BENTENG VREDEBURG

Museum ini dibangun pertama kali pada tahun 1760 atas perintah Sri Sultan Hamengku Buwono I atas permintaan pihak Belanda. Awal pembangunan dulu, bentuk benteng Vredeburg juga masih sangat sederhana, yaitu berupa tembok tanah yang ditunjang tiang pohon kelapa dan beratap ilalang.

Pada tahun 1767-1867, pihak Belanda mengusulkan agar bangunan benteng dibuat permanen. Saat itu, benteng ini diberi nama "Rustenburg" yang artinya benteng peristirahatan.

Barulah pada tahun 1867, pasca gempa hebat yang meruntuhkan Rustenburg, benteng tersebut direnovasi dan namanya diganti Vredeburg yang berarti "perdamaian".

Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta (Guideku.com/Amertiya)
Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta (Guideku.com/Amertiya)

Sepanjang umurnya, Benteng Vredeburg sendiri lebih sering digunakan sebagai markas komando hingga gudang senjata. Selain itu, Benteng Vredeburg juga pernah digunakan sebagai penjara bagi orang Belanda, Indo-Belanda, dan politisi RI pada masa pendudukan Jepang.

Setelah merdeka, benteng ini sempat kembali ke tangan Belanda. Namun, akhirnya Benteng Vredeburg kembali direbut Indonesia dan dikelola APRI (Angkatan Perang Republik Indonesia).

Barulah pada tahun 1987, Benteng Vredeburg mulai dibuka untuk umum sementara status tanahnya adalah milik Keraton.

Sementara di tahun 1992, Mendikbud RI akhirnya mengesahkan Museum Benteng Vredeburg sebagai Museum Khusus Perjuangan Nasional dan berlaku hingga kini.

Panduan Lengkap Liburan di Benteng Vredeburg Yogyakarta. (Guideku.com/Iqbal Asaputro)
Panduan Lengkap Liburan di Benteng Vredeburg Yogyakarta. (Guideku.com/Iqbal Asaputro)

 

  • FASILITAS

Museum Benteng Vredeburg memiliki berbagai fasilitas pendukung yang semakin membuat pengunjung nyaman. Berikut di antaranya!

1. Kantin

Museum Benteng Vredeburg dilengkapi dengan kantin yang ada di bagian depan museum. Kantin ini menjual aneka makanan dan minuman ringan, sehingga cocok dikunjungi setelah lelah berkeliling.

2. Ruang PPPK

Demi kenyamanan dan keamanan pengunjung, Museum Benteng Vredeburg juga dilengkapi ruang PPPK. Ruang ini berada di bangunan L dan dilengkapi obat-obatan ringan untuk pengunjung.

3. Ruang Laktasi

Bagi ibu-ibu yang sedang menyusui, tak perlu khawatir. Museum Benteng Vredeburg juga telah menyediakan ruang laktasi yang berada di bangunan L. Ruang Laktasi ini diperuntukkan baik bagi pengunjung perempuan hingga karyawati.

Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta (Guideku.com/Amertiya)
Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta (Guideku.com/Amertiya)

4. Area bermain anak

Bagi wisatawan yang mengajak anak, ada juga area taman bermain yang lengkap dengan aneka wahana seperti perosotan, ayunan, dan semacamnya. Dengan demikian, anak-anak pun bisa melewatkan waktu di museum tanpa merasa bosan.

5. Area Hotspot dan Charging Station

Berkunjung ke Museum Benteng Vredeburg, ada banyak spot menarik yang bisa dijadikan tempat berfoto atau selfie. Tak perlu khawatir, museum ini menyediakan beberapa charging station yang bisa dipakai secara cuma-cuma. Selain itu, ada pula Wi-Fi gratis yang bisa dinikmati pengunjung.

6. Fasilitas umum lain

Museum Benteng Vredeburg dilengkapi kamar mandi yang ada di 4 sisi museum, yaitu barat, utara, timur, dan selatan. Kemudian, ada pula mushola di gedung L, dekat dengan kantin museum.

Tak hanya itu, Museum Benteng Vredeburg juga dilengkapi kursi roda dan akses bagi penyandang disabilitas.

7. Lapangan parkir

Lapangan parkir Museum Bentang Vredeburg terletak di bagian depan museum, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.

Berita Terkait

Berita Terkini