Weleh-weleh, Relief Batu Keraton Agung Sejagat Ternyata Nyomot dari Google

Polda Jateng mendapat laporan bahwa batu besar tersebut berasal dari gunung, sedangkan gambar relief yang ada di batu tersebut ternyata diambil dari Google image.

Dany Garjito
Jum'at, 24 Januari 2020 | 11:15 WIB
Penampakan prasasti ''Keraton'' Kerajaan Agung Sejagat (KAS) Purworejo, Selasa (14/1/2020). - (Suara.com/Cesar Uji Tawakal)

Penampakan prasasti ''Keraton'' Kerajaan Agung Sejagat (KAS) Purworejo, Selasa (14/1/2020). - (Suara.com/Cesar Uji Tawakal)

Guideku.com - Misteri batu Keraton Agung Sejagat yang sempat viral akhirnya menemukan titik terang. Kepolisian Derah Jawa Tengah (Polda Jateng) mendapat laporan bahwa batu besar tersebut berasal dari gunung, sementara gambar relief yang ada di batu tersebut ternyata diambil dari Google image

Dilansir dari laman SuaraJawaTengah.id, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskansar Fitriana mengatakan, hal itu bisa dibuktikan di internet. Dia memastikan, gambar-gambar yang ada di batu Keraton Agung Sejagat memang diambil dari internet.

"Ya bisa dicek kok. Batunya juga diambil dari gunung karena dari beberapa batu yang sebelumnya kita temukan mempunyai kontur batu sama yang seakan-akan dinyatakan sebagai batu bersejarah," jelasnya kepada awak media, Kamis (23/1/2020).

Baca Juga: Sunda Empire Klaim PBB dan Pentagon Lahir di Bandung, Roy Suryo: Kacau Nih

Pernyataan tersebut semakin menguat sejak pemahat batu tersebut Empu Wijoyo Guno mengakui yang mengukir batu tersebut merupakan dirinya.

Penampakan prasasti "Keraton" Kerajaan Agung Sejagat (KAS) Purworejo,(Suara.com/Caesar Uji Tawakal)
Penampakan prasasti "Keraton" Kerajaan Agung Sejagat (KAS) Purworejo,(Suara.com/Caesar Uji Tawakal)

 

"Ukiran gambar dan tulisan jawa itu mempunyai makna filosofi yang dalam," katanya.

Baca Juga: Kerajaan Agung Sejagat dan Sunda Empire, Mereka Mutualan?

Menurut Wijoyo, tulisan jawa yang ada di batu tersebut mempunyai arti 'Bumi Mataram Keraton Agung Sejagat.' Sedangkan untuk kata Mataram mempunyai arti 'Mata Rantai'.

"Mataram mempunyai makna alam jagad bumi yang merupakan mata rantai manusia. Segala hasil bumi merupakan mata rantai manusia atau mataram," katanya.

Sedangkan, lanjut Wijoyo, gambar cakra yang ada di batu tersebut mempunyai makna yang menggambarkan waktu dan kehidupan manusia di Bumi Mataram.

Baca Juga: Jumlahnya Fantastis! Netizen Ungkap Pendapatan Kerajaan Agung Sejagat

"Di gambar ada cakra terdepat sembilan dewa yang menjadi simbol kehidupan manusia di bumi," katanya.

Kontributor : Dafi Yusuf

SuaraJawaTengah.id/Chandra Iswinarno

Berita Terkait TERKINI
Jelajahi laut dengan mengikuti aturan keselamatan dan keamanaan....
travel | 21:45 WIB
Destinasi wisata sekitaran samosir, pemandangan apik dan warga yang kental dengan budayanya...
travel | 21:07 WIB
Kota Bogor menawarkan berbagai tempat wisata yang sangat cocok untuk dijelajahi selama liburan Natal dan tahun baru bers...
travel | 14:19 WIB
Bandung memang terkenal memiliki udara yang sejuk, menjadi destinasi favorit bagi mereka yang mencari ketenangan sepanja...
travel | 14:10 WIB
Untuk pecinta alam, tigadestinasi wisata di Bogor ini mungkin bisa menjadi pilihan yang tepat karena memiliki keindahan ...
travel | 13:59 WIB
Merayakan libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, mungkin kamu sedang mencari destinasi wisata yang menarik....
travel | 14:47 WIB
Garut ini menawarkan berbagai atraksi alam, kuliner lezat, dan kegiatan seru untuk pengunjung yang ingin menghabiskan wa...
travel | 19:34 WIB
Jika kamu belum menentukan destinasi wisata untuk libur Tahun Baru, bisa mencoba mengunjungi tempat wisata yang berada d...
travel | 19:20 WIB
Terdapat sejumlah destinasi wisata di Bekasi yang dapat menjadi pilihan untuk anak-anak selama liburan....
travel | 08:49 WIB
Dirangkum oleh Guideku, berikut rekomendasi tempat wisata di Bandung yang menarik dikunjungi saat libur Natal dan Tahun ...
travel | 10:00 WIB
Tampilkan lebih banyak