Travel

Demi Naik Roller Coaster, Perempuan Ini Diet Sampai Turun 100 Kg

Sebelumnya, dia ditolak naik roller coaster karena memiliki badan terlalu besar.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati

Ilustrasi roller coaster. (Pixabay/pnat)
Ilustrasi roller coaster. (Pixabay/pnat)

Guideku.com - Ada berbagai macam faktor yang harus diperhatikan demi keselamatan saat naik roller coaster. Siapa sangka, berat badan adalah salah satunya.

Fiona West adalah seorang suster yang awalnya memiliki berat sekitar 210 kilogram. Karena menderita obesitas, suster ini bahkan sampai mendapat vonis dokter tidak akan hidup hingga umur 30 tahun.

Meski begitu, kehidupannya berubah setelah Fiona West pergi liburan ke Disney World dan Universal Studios. Ternyata karena berat badannya, Fiona ditolak naik roller coaster.

Insiden tersebut sukses membuat Fiona West merasa malu. Termotivasi, suster 25 tahun ini akhirnya bertekad diet setelah bertahun-tahun makan McDonalds dan donat Krispy Kreme.

"Aku selalu berukuran besar sejak kecil dan sudah mencoba berbagai macam cara untuk mengurangi berat badan. Aku sudah ke ahli gizi, ke program pengelolaan berat badan di rumah sakit, dan divonis akan meninggal sebelum umur 30," curhatnya, seperti dilansir dari Mirror.

Ilustrasi Diet (Pixabay/Public Domain Pictures)
Ilustrasi Diet (Pixabay/Public Domain Pictures)

Saat itu, Fiona sudah ingin menyerah. Namun, saat ditolak masuk roller coaster ketika liburan pada 2017 silam, Fiona pun mendadak termotivasi untuk menguruskan tubuh dan menurunkan berat badan.

"Aku sudah pergi ke taman bermain lainnya dan tidak pernah bisa naik wahana karena ukuran tubuhku. Aku hanya menjaga tas sepanjang hari."

Fiona West ditolak untuk masuk ke wahana di Universal Studios pada 2017 silam. Setelah itu, setiap tahunnya dia kembali ke sana untuk mendapat inspirasi diet.

Kini, Fiona West sudah berhasil menurunkan sekitar 101 kg. Bahkan pada Oktober silam, dirinya berhasil menaiki ke setiap wahana yang diinginkan.

Meski berat badannya sudah turun drastis, Fiona West mengaku memiliki target berat badan 82 kg. Sekarang, dirinya pun rajin makan makanan sehat dan mengikuti kelas fitness.

"Aku terbiasa mengatakan jika metabolismeku seperti sampah dan aku tidak bisa menurunkan berat. Kurasa itu hanya alasan, dan liburanku ke Florida adalah insentif yang kuperlukan untuk memulai diet," tambahnya.

Berita Terkait

Berita Terkini