Anti Gagal di Screening! Ini Dia Tips Bikin CV yang 100 Persen Dibaca HRD

CV kamu belum dilirik HRD? Mungkin ada yang salah nih! Intip tips bikin CV yang pasti dibaca dan tembus screening ATS di artikel ini!

Reza Sulaiman | Anggia Khofifah P
Senin, 14 Juli 2025 | 12:02 WIB
Anti Gagal di Screening! Ini Dia Tips Bikin CV yang 100 Persen Dibaca HRD

Anti Gagal di Screening! Ini Dia Tips Bikin CV yang 100 Persen Dibaca HRD

guideku.com - Pernah ngerasa udah ngelamar ke banyak tempat tapi nggak juga dapet panggilan interview? Padahal kamu udah punya pengalaman, skill oke, dan semangat tinggi. Bisa jadi, masalahnya ada di CV kamu!

Yup, CV alias curriculum vitae itu ibarat tiket masuk buat lanjut ke tahap interview. Kalau tiketnya aja nggak menarik atau salah format, ya wajar aja HRD nge-skip gitu aja. Nah, biar lamaran kamu makin dilirik dan stand out di antara ribuan pelamar, yuk simak tips-tips bikin CV yang 100% dibaca HRD di bawah ini!

1. Pahami Fungsi CV dan Kenapa Harus ATS Friendly

Sebelum ngulik lebih dalam, penting banget buat tahu kalau sekarang banyak perusahaan pakai sistem bernama ATS (Applicant Tracking System). Ini semacam software yang bantu HRD buat nyaring CV secara otomatis. Masalahnya, sekitar 75% pelamar langsung gugur karena CV-nya nggak sesuai format ATS. Jadi, selain menarik buat dibaca manusia, CV kamu juga harus "bersahabat" sama sistem ini.

Tipsnya? Hindari desain yang terlalu ramai, pakai format teks yang bersih, dan pastikan kamu masukkin keyword yang relevan dengan posisi yang dilamar.

2. Pilih Keyword yang Tepat

Ngomongin soal keyword di poin nomor 1, itu apa, sih? Keyword adalah kata-kata yang sering dicari sistem untuk mencocokkan kandidat dengan lowongan. Keyword ini penting karena bisa bantu sistem ATS nge-detect kalau kamu cocok sama lowongan yang dibuka.

Caranya gimana? Cermati isi lowongan kerja, terutama bagian "kualifikasi" dan "tanggung jawab". Misalnya, kalau sering muncul kata "project management", "public speaking", atau "content writing", maka kamu juga harus masukkin itu di CV—pastikan kalau kamu memang punya kemampuan itu, ya!

Jangan asal nulis keyword juga. Pastikan konteks penggunaannya tepat dan tidak terkesan dipaksakan

3. Keep It Simple, Tapi Powerful

CV yang baik itu nggak harus panjang lebar. Malah, maksimal dua halaman aja udah cukup, asalkan isinya padat dan jelas. Gunakan poin-poin biar gampang dibaca, hindari paragraf panjang yang bikin mata capek. Gunakan juga font standar kayak Arial, Calibri, atau Times New Roman.

Ingat, HRD cuma punya waktu beberapa detik buat lihat satu CV. Jadi pastikan dalam waktu singkat itu, mereka langsung nemu poin penting dari dirimu.

Baca Juga: Mimpi ke Eropa Bukan Lagi Wacana! Visa Schengen Sekarang Bisa Multi-Entry 5 Tahun

4. Fokus pada Prestasi dan Skill yang Relevan

Daripada cuma nulis tanggung jawab di pekerjaan sebelumnya, coba ubah jadi bentuk pencapaian. Contohnya, daripada "mengelola media sosial perusahaan", kamu bisa tulis "meningkatkan engagement media sosial sebesar 60% dalam 3 bulan".

Jangan lupa tambahin hard skills dan soft skills yang relevan dengan posisi yang kamu lamar. Misalnya: Microsoft Excel, Digital Marketing, atau kemampuan komunikasi.

5. Sesuaikan CV dengan Lowongan yang Dilamar

Setiap posisi kerja punya kebutuhan yang beda-beda. Makanya, jangan pakai satu CV untuk semua lowongan. Baca dulu deskripsi pekerjaan dan perhatikan bagian "syarat" dan "tanggung jawab". Dari situ, kamu bisa tahu skill dan pengalaman apa yang harus ditonjolkan di CV.

Menyesuaikan isi CV dengan lowongan yang kamu incar bikin kamu kelihatan lebih serius dan cocok sama posisi tersebut di mata HRD.

6. Jangan Masukkan Info yang Nggak Relevan

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah masukkin informasi yang sebenarnya nggak penting. Misalnya: hobi yang nggak ada kaitannya sama pekerjaan, status pernikahan, sampai foto selfie yang kurang profesional.

Kecuali diminta, kamu juga nggak perlu masukin info kayak tinggi badan, agama, atau hobi nonton drama Korea (kecuali kamu lagi ngelamar jadi penulis konten K-drama, ya). Fokus aja sama hal-hal yang bikin kamu terlihat cocok dan kompeten untuk posisi tersebut.

Nah, itu dia tips lengkap dan praktis buat bikin CV yang nggak cuma keren tapi juga terbaca dengan baik oleh HRD maupun sistem ATS. Ingat, CV bukan cuma dokumen formal, tapi "alat jualan" kamu yang pertama. Jadi, pastikan tampilannya rapi, isinya relevan, dan bisa mencerminkan kemampuan terbaik kamu supaya bisa lolos screening!

×
Zoomed
TERKINI
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel, yang selama ini sering pasang badan dan ngaku-n...
business | 19:00 WIB
Sebuah curhatan viral menuding seorang Warga Negara Asing (WNA) telah kehilangan uang USD 5.000 (sekitar Rp 80 juta!) di...
business | 19:00 WIB
Sekarang zamannya serba digital. Perlu nggak sih bikin rekening bank digital? Atau mending tetap setia sama bank konvens...
business | 17:00 WIB
Di tengah semangat menyambut HUT RI ke-80, ada sebuah unggahan viral di media sosial yang dijamin bakal bikin kita semua...
business | 18:28 WIB
Kalau ngomongin dunia kerja, lagi rame Gen Z galau pilih hustle culture atau work-life balance. Kamu tim mana nih? Yuk, ...
business | 18:15 WIB