Bertahan Hidup 'In This Economy': Tips Ngatur Duit Biar Nggak Nangis Pas Tanggal Tua

Tren in This Economy yang mewabah saat ini ternyata bisa jadi solusi buatmu yang ingin ngatur finansial supaya sehat loh! Banyak tips yang bisa kamu gunakan biar kondisi finasialmu tetap terjaga di kondisi ekonomi yang nggak tentu ini

Reza Sulaiman | Zahir
Kamis, 24 Juli 2025 | 13:10 WIB
Bertahan Hidup 'In This Economy': Tips Ngatur Duit Biar Nggak Nangis Pas Tanggal Tua

Bertahan Hidup 'In This Economy': Tips Ngatur Duit Biar Nggak Nangis Pas Tanggal Tua

guideku.com - Kamu pernah dengar kalimat “In This Economy?” yang ramai dibahas di TikTok, Twitter, sampai Instagram? Kalimat ini tidak tiba-tiba muncul dan jadi tren begitu saja.

Kalimat ini lahir dari keresahan bersama, terutama karena kondisi perekonomian saat ini yang terasa makin letih dan lesu. Harga-harga kebutuhan pokok merangkak naik, tapi gaji rasanya begitu-begitu saja. Kondisi ini kemudian memunculkan adanya cara-cara kreatif yang dilakukan para generasi milenial dan Gen Z buat menghadapi kondisi perekonomian yang sedang tidak karuan seperti saat ini.

Tren "In This Economy" ini sebenarnya menjadi pengingat kolektif untuk hidup lebih sadar finansial. Ternyata, tren ini juga jadi pendorong agar kita tidak boros dan bisa mengatur pengeluaran dengan lebih stabil dan terarah.

Tidak percaya? Ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan biar finansialmu tetap stabil yang didasarkan sama prinsip-prinsip "In This Economy" kok!

1. Bikin Anggaran Keuangan yang Realistis dan Nggak Asal-asalan

Tips pertama yang sifatnya wajib kalau kamu mau menerapkan pola ekonomi sehat ala "In This Economy" adalah membuat anggaran keuangan pribadi. Anggaran ini penting biar kamu tahu persis uangmu bakal digunakan untuk apa saja. Hal ini terlihat sepele memang, tapi punya manfaat yang banyak banget supaya keuanganmu lebih sehat dan tidak bocor halus.

Kamu bisa mulai dengan mencatat di buku atau aplikasi notes di HP. List apa saja kebutuhan primer yang mutlak kamu perlukan setiap bulannya. Misalnya, tagihan untuk bayar kosan atau kontrakan, listrik, air, internet, dan alokasi belanja bulanan.

Terus, kalau ada cicilan yang harus dilunasi juga perlu dimasukkan sebagai prioritas. Intinya, kamu wajib mendahulukan kebutuhan primermu dibanding kebutuhan sekunder apalagi tersier. Jangan sampai gaji habis untuk hal-hal yang sifatnya keinginan, sementara kewajiban dasar malah terabaikan.

2. Nggak Usah Nongkrong-nongkrong yang Kurang Penting

Cara kedua biar finansialmu tetap terjaga adalah dengan mengurangi frekuensi nongkrong-nongkrong yang tidak perlu di luar rumah. Apalagi kalau tempat nongkrong favoritmu itu adalah kafe-kafe kekinian yang bisa bikin dompet kering hanya dalam sekali kunjungan. Satu cangkir kopi saja bisa seharga makan untuk dua hari.

Mulai sekarang, coba batasi kebiasaan nongkrong yang tidak jelas tujuannya. Apalagi kalau itu tidak penting-penting banget dan hanya ikut-ikutan teman. Bukan berarti kamu harus jadi anti sosial, tetapi carilah alternatif yang lebih hemat.

Kamu bisa kumpul di rumah teman, masak bareng, atau jalan-jalan di taman kota. Sesekali bolehlah sebulan satu atau dua kali nongkrong di luar. Tapi, kamu juga perlu tahu batasan budget nongkrongmu dan disiplin dengan itu.

Baca Juga: Peterpan Reuni Tanpa Ariel? Ini Alasan Vokalisnya Cuma Mau Nonton dari Jauh

3. Kurangin Utang Konsumtif dan Jebakan Paylater

Hal yang paling perlu kamu kurangi adalah kebiasaan menggunakan paylater atau berutang di pinjaman online (pinjol) untuk hal-hal yang konsumtif.

Saat ini memang kedua metode peminjaman uang tersebut cukup sering dipakai di masyarakat karena menawarkan kemudahan dan kecepatan mendapatkan barang atau dana.

Tapi, kamu perlu membatasi atau kalau bisa tidak perlu pakai lagi yang namanya paylater atau pinjol itu jika tidak benar-benar mendesak. Kemudahan itu seringkali menjadi jebakan.

Bunga yang menumpuk dan biaya administrasi bisa membuat pengeluaranmu membengkak tanpa disadari. Ini bisa merusak kesehatan keuanganmu dalam jangka panjang dan membuatmu sulit keluar dari lingkaran utang.

4. Terus Menabung dan Mulai Investasi

Hal terakhir yang tidak kalah penting adalah kamu harus giat menabung dan mulai berinvestasi untuk masa depan. Tidak bisa dipungkiri, kondisi perekonomian negara yang tidak stabil seperti sekarang jadi bikin semua orang harus punya dana simpanan atau tabungan sebagai jaring pengaman.

Buatlah pos tabungan dana darurat sebagai prioritas utama. Idealnya, dana darurat ini berjumlah 3-6 kali pengeluaran bulananmu. Nah, dengan rutin menabung dan berinvestasi meskipun dalam jumlah kecil, kamu bisa dianggap sudah menyiapkan dana darurat dan rencana-rencana lainnya semisal kondisi finansialmu sedang tidak bagus. Investasi seperti reksadana juga bisa dimulai dengan modal sangat kecil, cocok untuk pemula.

Jadi, sudah tahu tips finansial ala "In This Economy" apa yang mau kamu terapkan? Mengambil semua cara di atas ini juga baik banget kok biar kondisi keuanganmu makin sehat dan kamu bisa lebih tenang.

×
Zoomed
TERKINI
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer alias Noel, yang selama ini sering pasang badan dan ngaku-n...
business | 19:00 WIB
Sebuah curhatan viral menuding seorang Warga Negara Asing (WNA) telah kehilangan uang USD 5.000 (sekitar Rp 80 juta!) di...
business | 19:00 WIB
Sekarang zamannya serba digital. Perlu nggak sih bikin rekening bank digital? Atau mending tetap setia sama bank konvens...
business | 17:00 WIB
Di tengah semangat menyambut HUT RI ke-80, ada sebuah unggahan viral di media sosial yang dijamin bakal bikin kita semua...
business | 18:28 WIB
Kalau ngomongin dunia kerja, lagi rame Gen Z galau pilih hustle culture atau work-life balance. Kamu tim mana nih? Yuk, ...
business | 18:15 WIB