Food

Menyantap Paru Goreng dan Seporsi Bakso Pak Kintel nan Legendaris

Jika ke Jogja, tak lengkap rasanya jika belum menyantap seporsi bakso Pak Kintel dong!

Dinar Surya Oktarini | Aditya Prasanda

(Guideku.com/Adit)
(Guideku.com/Adit)

Guideku.com - Dalam edisi spesial bakso kali ini, Guideku.com mengunjungi salah satu warung bakso khas Jogja yang sudah melegenda dan berdiri puluhan tahun. Kami meluncur ke Warung Bakso Pak Kintel di perempatan Jl. Sudirman.

Tak sulit menyadari keberadaan warung bakso legendaris ini, sebab letaknya di seberang KFC dan Mcdonalds dengan balihonya yang berwarna merah menyala, mencuri perhatian siapa pun yang terhenti di lalin perempatan tersebut.

Setibanya di lokasi, kami segera memarkir kendaraan. Sangat disarankan mengunjungi warung bakso ini menggunakan motor, sebab tak ada lahan khusus untuk memarkir mobil di sekitar Warung Bakso Pak Kintel, kecuali jika kamu cukup lapang dada berjalan kaki beberapa ratus meter dari parkiran Mcdonalds dan KFC.

(Guideku.com/Adit)
(Guideku.com/Adit)

 

Saat kami menanyakan keberadaan Pak Kintel, pria asli Wonosari kelahiran 1951 itu tengah berada di cabang warung bakso miliknya di bawah fly over Janti.

Jadilah sebab warung bakso Pak Kintel di perempatan Jl. Sudirman terkenal sebagai pelopor dan telah berdiri nyaris tiga puluh tahun, kami memilih menyantap seporsi bakso dan seporsi mi ayam terlebih dahulu sebelum mewawancarai Pak Kintel di bawah fly over Janti.

Suasana warung yang tak terlalu ramai membuat kami tak perlu menunggu lama menanti hidangan yang telah kami pesan.

Semangkuk bakso tanpa mi dan seporsi mi ayam dijajakan dengan segera di meja kami.

Kuahnya yang mengepul dengan mudah teridentifikasi memiliki rasa yang gurih di penciuman bahkan sebelum dicicipi.

Dan benar saja, sesaat mencecap kuahnya, rasanya yang gurih segera melekat di lidah.

(Guideku.com/Adit)
(Guideku.com/Adit)

 

Bakso Pak Kintel disajikan bersama potongan tahu, tiga biji bakso daging sapi, potongan bakso kering dan potongan paru.

Perlahan kami menyantap bagian demi bagian semangkuk baksonya. Pengaturan komposisinya yang tepat membuat semangkuk bakso ini memiliki cita rasa yang mudah melekat di ingatan.

Sembari memakan satu per satu dalam semangkuk bakso, kami menyelinginya dengan menyesap mi ayam nan tasty banget.

(Guideku.com/Adit)
(Guideku.com/Adit)

 

Potongan bakso keringnya yang gurih begitu pas di lidah berkelindan bersama lembutnya mi ayam, kuahnya yang tak kalah nikmat  dan suwiran daging ayam yang lezat.

Sementara itu, bakso daging sapinya juga memiliki tekstur yang lembut dan gurih lho.

Dan tentu saja yang membuat seporsi bakso Pak Kintel sempurna yakni potongan parunya yang sangat nikmat dengan tekstur yang garing dan bikin ketagihan.

Untuk menikmati seporsi mi ayam dan bakso tanpa mi dengan segelas air putih, kami hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 20.000. Murah banget kan untuk ukuran hidangan legendaris!

So, jika sobat traveler berlibur ke Jogja, jangan lupa sambangi warung bakso legendaris ini ya!

Berita Terkait

Berita Terkini