Food

Tak Terduga, Makanan Tahun Baru Ini Ternyata Malah Mematikan

Ada yang tahu makanan apa?

Agung Pratnyawan | Amertiya Saraswati

Ilustrasi Makanan Berbahaya (Pixabay/derneuemann)
Ilustrasi Makanan Berbahaya (Pixabay/derneuemann)

Guideku.com - Sepintas, makanan yang satu ini memang terlihat tidak berbahaya. Bukan cuma dimakan saat tahun baru, makanan khas Jepang ini juga kerap menjadi kudapan favorit banyak orang.

Meski begitu, tahukah kamu kalau makanan ini kerap memakan korban saat perayaan tahun baru di Jepang?

Sedikit tak disangka, makanan tahun baru yang dimaksud ini adalah mochi atau kue beras yang bertekstur lengket dan kenyal.

Dilansir dari laman Nextshark, mochi adalah makanan tradisional yang selalu disajikan pada saat tahun baru di Jepang.

Ilustrasi Mochi (Pixabay/minami1777)
Ilustrasi Mochi (Pixabay/minami1777)

 

Meski begitu, seorang kakek berusia 80 tahun di Tokyo dikabarkan meninggal dunia setelah makan mochi di tahun baru.

Tak hanya kakek ini, 10 orang lainnya pun terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah tersedak kue mochi. Tujuh dari sepuluh orang ini dikabarkan sudah berumur lebih dari 60 tahun.

Ya, meski lezat, kue mochi memang memiliki tekstur yang cukup susah dikunyah dan berbahaya bagi anak-anak maupun orang lanjut usia.

Berita mengenai orang yang tersedak mochi saat perayaan tahun baru pun bukan hal baru lagi. Tahun lalu, dua orang dikabarkan meninggal akibat makan mochi di tahun baru.

Ilustrasi Sup Kue Beras (Pixabay/gry)
Ilustrasi Sup Kue Beras (Pixabay/gry)

 

Ironisnya, di Jepang mochi atau kue beras disajikan sebagai perlambang atas umur yang panjang.

Kue beras ini biasanya tidak memiliki rasa manis dan disajikan dengan kuah kaldu hangat.

Untuk mengantisipasi kejadian macam ini agar tak terulang lagi, Tokyo Fire Department pun mengimbau publik agak memotong-motong kue mochi ini lebih kecil agar tak membahayakan saat dikunyah.

Pasalnya, terlepas dari apa yang terjadi, mochi tetap menjadi favorit orang Jepang dalam merayakan tahun baru.

Berita Terkait

Berita Terkini