Food

Jika Jokowi Menang, Grace Natalie Ajak Warga Makan Babi? Ini Faktanya

Video tersebut viral di media sosial.

Dany Garjito

Ketua Umum PSI, Grace Natalie (suara.com/Kurniawan Mas'ud)
Ketua Umum PSI, Grace Natalie (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Guideku.com - Sebuah video pendek memperlihatkan seorang perempuan yang mirip Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie. Dalam video tersebut ia tampak berbicara mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019 beredar di media sosial.

Video itu menjadi viral karena dinarasikan bahwa Grace akan mengajak makan babi apabila Jokowi dan PSI memenangkan Pemilu 2019.

Video tersebut dibagikan di halaman Presiden Pro Islam sejak 16 April 2019 dan terus beredar hingga 17 April 2019. Video itu telah dibagikan 2,7 ribu lebih akun di laman Facebook, seperti dikutip GuideKu.com dari Suara.com.

Dalam video berdurasi 26 detik itu, Grace dinarasikan:

"Saya bapak ibu tidak goyah dan bantu saya untuk melawan hoaks-hoaks ini, jangan takut, silakan datang ke TPS karena Pak Jokowi sudah menjamin menerjunkan aparat kepolisian untuk menjaga prosesnya. Satu suara sangat berharga, dan kalau semua ini sudah selesai ayo kita makan babi bersama-sama."

Video Grance Natalie yang disebut mengajak warga makan babi. (Bidik layar Facebook)
Video Grance Natalie yang disebut mengajak warga makan babi. (Bidik layar Facebook)

Penjelasan:

Namun dari hasil pengecekan tim Cek Fakta, mantan presenter berita tersebut menegaskan, dirinya bukan mengajak warga untuk makan babi usai mencoblos, melainkan mengajak makan bakmi.

"Hoaks terus serang PSI, yang terbaru, bakmi diplesetkan jadi babi viral di sosial media," terang Grace.

Ia menegaskan, video viral tersebut dibuat saat Grace menyapa warga Pluit, Muara Karang, PIK. Saat itu ia mengajak warga untuk mencoblos di hari pemilihan. Kemudian di ujung video, Grace Natalie mengajak warga untuk makan bakmi bersama usai pemilu 2019. Namun kemudian menjadi heboh dan viral karena seolah Grace menyebut babi, bukan bakmi.

"Luar biasa serangan hoax ke PSI. Sudah beberapa hari ini datang bertubi-tubi. Mulai dari suara PSI akan ditransfer ke partai lain, PSI terkait Tutut, PSI batal ikut pemilu, dan kini bakmi pun diplesetkan jadi babi," ungkap Grace dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (16/4) malam, seperti dikutip dari Suara.com.

Lebih jauh lagi, Grace mengatakan, video ini dimaksudkan untuk memotivasi warga agar datang ke TPS. Menurutnya, ada kekhawatiran warga Pluit, terkait kondisi keamanan saat Pemilu. Selain itu ia menyebut di wilayah Pluit, Muara Karang memang banyak kuliner bakmi.

"Sekali lagi saya tegaskan, yang saya katakan bakmi, bukan babi," tegas Grace.

Maka dari itu, berdasarkan fakta-fakta tersebut, bisa disimpulkan bahwa video dan narasi Grace Natalie ajak warga makan babi jika Jokowi menang adalah keliru.

SUARA.com/Bangun Santoso

Berita Terkait

Berita Terkini