Food

Boikot Nasi Padang Viral, Sandiaga Uno: Kita Jangan Juniper

Sandiaga mengimbau masyarakat lebih baik ikut mengawal Pemilu 2019 tanpa perlu aksi boikot.

Dany Garjito

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019). [Suara.com]
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019). [Suara.com]

Guideku.com - Boikot nasi padang viral dan menjadi trending topic di Twitter. Hal tersebut disinyalir karena Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin kalah perolehan suara di Sumatera Barat.

Merespons soal aksi boikot, Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno meminta kepada masyarakat untuk tidak bersikap juniper alias julid, nyinyir dan baper. Sandiaga menganggap, seharusnya seluruh warga lebih menghargai adanya beda pilihan politik di Pilpres 2019.

"Kita pastikan jangan juniper, hasil dari pilpres ini jangan buat orang julid, nyinyir, dan baper. Ini pilihan rakyat," kata Sandiaga di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (24/4/2019), seperti dikutip dari Suara.com.

Boikot nasi padang. [Twitter]
Boikot nasi padang. [Twitter]

Sandiaga juga mengimbau apabila masyarakat lebih baik ikut mengawal Pemilu 2019 hingga usai tanpa perlu melakukan aksi boikot-boikot semacam itu. Jika memang kecewa apabila unggulannya kalah seperti Jokowi - Maruf yang kalah di Sumatera Barat, Sandiaga meminta kepada seluruh pihak untuk bisa menerima dengan lapang dada.

Topik nasi padang menguasai daftar trending topic Twitter Indonesia, Senin (22/4/2019). Nasi padang ramaii dibahas di Twitter menanggapi isu boikot makanan khas Sumatera Barat tersebut di media sosial. [Twitter]
Topik nasi padang menguasai daftar trending topic Twitter Indonesia, Senin (22/4/2019). Nasi padang ramaii dibahas di Twitter menanggapi isu boikot makanan khas Sumatera Barat tersebut di media sosial. [Twitter]

"Mari para elit dan masyarakat semua menyikapi hasil pilpres ini dengan hati yang lapang dan Sumatera Barat sudah sampaikan apa yang jadi pilihannya dan akan kita kawal nanti hasil C1 nya," ujarnya.

Boikot nasi padang. [Twitter]
Boikot nasi padang. [Twitter]

Sebagai informasi, jagat media sosial dihebohkan dengan munculnya rencana aksi memboikot Rumah Makan Padang. Aksi boikot ini muncul seusai Jokowi - Maruf Amin kalah telak di Sumatera Barat.

Merujuk hasil real count Komisi Pemilihan Umum, Senin (22/4/2019), perolehan suara Jokowi - Maruf di Sumatera Barat hanya sebesar 13,37 persen. Sementara, pasangan Prabowo - Sandiaga menang telak dengan perolehan 86,63 persen.

Sejumlah pendukung Jokowi - Maruf kecewa terhadap perolehan suara yang begitu kecil di Sumatera Barat. Akun Facebook bernama Satria lantas mengajak para pendukung Jokowi - Maruf untuk melakukan boikot Rumah Makan khas Padang.

"Jadi malas makan di Rumah Makan Padang, kayaknya rakyat yang harus membalas. Bangkrutkan semua Rumah Makan Padang," cetus akun tersebut seperti dikutip Suara.com, Senin (22/4/2019).

SUARA.com/Ria Rizki Nirmala Sari

Berita Terkait

Berita Terkini