Food

Punya Nama Serupa, Ini Bir yang Dikira Turut Menyebarkan Virus Corona

Sama-sama punya nama Corona, bir ini pun sempat menjadi trending pencarian di Google.

Dany Garjito | Amertiya Saraswati

Ilustrasi Waspada Virus Corona (Pixabay/Peggy_Marco)
Ilustrasi Waspada Virus Corona (Pixabay/Peggy_Marco)

Guideku.com - Sejak merebaknya wabah virus Corona yang bermula dari kota Wuhan, China, berbagai macam kata kunci pencarian seputar virus Corona pun menjadi trending di Google.

Selain kata kunci pencarian seputar penyebaran virus corona hingga pencegahan virus corona, muncul juga kata kunci yang cukup menghebohkan masyarakat.

Melansir dari laman NY Post, kata kunci pencarian yang dimaksud adalah "Corona beer virus".

Bahkan, ada pula yang menyebutkan jika virus Corona disebabkan oleh bir yang memiliki nama serupa ini.

Total, ada beberapa negara di mana kata kunci "Corona beer virus" menduduki daftar pencarian Google. Negara-negara tersebut adalah Brasil, Australia, India, Prancis, Jerman, Inggris, Finlandia, Jepang, Kanada, hingga Indonesia.

Usut punya usut, Corona memang merupakan merek sebuah bir yang diproduksi di Meksiko. Merek bir ini dikenal juga dengan nama Corona Extra dan Corona Light.

Bir Corona yang sedang viral (Wikimedia Commons)
Bir Corona yang sedang viral (Wikimedia Commons)

Meski demikian, bir ini sama sekali tidak punya hubungan dengan penyebaran virus Corona yang kini tengah ramai dibicarakan.

Bagi Anda yang belum tahu, nama corona sendiri berasal dari bahasa Latin yang berarti "mahkota".

Karena bentuk virusnya yang mirip seperti mahkota, maka penyakit pernapasan ini pun disebut dengan nama virus Corona.

Di sisi lain, merek bir yang diproduksi sejak tahun 1925 tersebut juga menggunakan mahkota sebagai logo.

Warna bir mereka yang keemasan juga kemungkinan besar memiliki keterkaitan dengan pemilihan nama merek.

Dengan demikian, masyarakat pun diminta untuk tidak khawatir dengan bir merek Corona yang belakangan sempat menjadi viral dan dikaitkan dengan virus Corona tersebut.

Selain itu, laman NY Post juga mengimbau agar masyarakat tidak percaya dengan rumor yang mengatakan bahwa virus Corona dapat dicegah dengan cara meminum pemutih pakaian.

Berita Terkait

Berita Terkini