Food

Harga Bahan Pokok Hingga Hand Sanitizer Ini Bikin Pelaku Panic Buying Mikir

Kebijakan harga ini menuai pujian warganet dari berbagai belahan dunia.

Silfa Humairah

Ilustrasi Rak Kosong di Supermarket. (pixabay.com/jbarsky0)
Ilustrasi Rak Kosong di Supermarket. (pixabay.com/jbarsky0)

Guideku.com - Panic buying yang dilakukan masyarakat untuk bahan pokok makanan hingga hand sanitizer untuk self quarantine selama lock down sudah membuat isi toko kosong hingga sulit menemukan barang tersebut.

Ketakutan pada pandemi Covid-19 di seluruh dunia membuat beberapa orang berlaku egois dengan memborong alat-alat kesehatan seperti masker, hand sanitizer, disinfektan, hingga alkohol. Perilaku panic buying ini tentu saja berdampak pada langkanya alat-alat kesehatan tersebut, yang berujung pada kenaikan harga.

Sebuah toko di Denmark punya cara jitu mencegah masyarakat melakukan panic buying. Mengutip dari laman Bored Panda, satu botol hand sanitizer dijual dengan harga 40 DKK atau Rp 94.000, namun jika membeli dua botol, harganya menjadi 1.000 DKK atau Rp 2,3 juta.

Ketentuan harga yang super aneh ini tentu saja akan membuat mereka yang berencana melakukan panic buying jadi mundur teratur, alias nggak jadi beli.

Kebijakan aneh ini menjadi viral di Twitter setelah akun @_schuermann membagikan foto hand sanitizer berikut ketentuan harga yang dipasang oleh pihak toko.

Kebijakan Harga Toko di Denmark. (Twitter/@_schuermann)
Kebijakan Harga Toko di Denmark. (Twitter/@_schuermann)

Sontak, warga net dari berbagai belahan dunia menyetujui hal ini, dan berharap toko-toko lain di negaranya memberlakukan hal yang sama seperti toko di Denmark ini. Salah satunya adalah akun @verdiKat yang menulis, "Ide hebat! Kita harus menerapkannya juga di Inggris (meski rak-rak toko sekarang sudah pada kosong), tapi kita bisa menerapkannya untuk tisu toilet, sup kalengan, pasta, kebutuhan lainnya."

Akun lainnya, @b_o_b menulis, "Ini akan mengurangi pembelian masif dan membuat orang berpikir betapa konyolnya perilaku egois mereka."

Toko tersebut ternyata memberi penjelasan mengenai kebijakan harga yang mereka terapkan ini, yaitu untuk mengendalikan kekacauan dalam hal pembelian. Begini isinya:

"Pelanggan yang terhormat: Kami memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga bisnis tetap berjalan, dan kami hanya dapat melakukannya dengan bantuan dan pengertian semua orang. Kami dapat membantu dengan cara berikut: Kami meminta semua pelanggan untuk menjaga jarak dengan orang lain dan para pekerja kami; Gunakan hand sanitizer sebelum masuk ke area toko dan gunakan sarung tangan; Dan jika Anda adalah keluarga, izinkan hanya satu orang yang melakukan pembelian jika memungkinkan. Mungkin ada kalanya kami membatasi berapa banyak pelanggan yang kita terima di toko pada satu waktu. Kami akan terus memberi Anda informasi tentang segala perubahan operasi di Facebook. Jaga baik-baik dan terima kasih atas pengertian Anda."

Semoga dengan pengumuman tersebut memberikan kesadaran pada banyak orang agar tidak buying dan malah membahayakan hidup orang lain. 

Berita Terkait

Berita Terkini