Food

Sabar Dampak Corona, Penjual Gethuk Keliling Ini Sampaikan Pesan Menyentuh

Sejumlah pedagang masih tetap berusaha memberikan yang terbaik dengan menjajakan dagangannya dan tetap jualan keliling

Silfa Humairah

Pedagang keliling. (Twitter/@jogjaitu1)
Pedagang keliling. (Twitter/@jogjaitu1)

Guideku.com - Dampak virus corona tidak hanya dirasakan pedagang-pedagang besar yang berada di mal atau swalayan besar, pedagang keliling dan pedagang kaki lima juga ikut kena imbas dari sepinya aktivitas masyarakat.

Namun dengan situasi yang memaksa masyarakat untuk sementara berada di rumah dan saling jaga jarak demi memutus rantai virus, sejumlah pedagang masih tetap berusaha memberikan yang terbaik dengan menjajakan dagangannya dan tetap jualan keliling.

Seperti yang ada di dalam rekaman video yang diunggah oleh akun twitter @jogjaitu1. Dalam video yang berdurasi kurang dari 1 menit tersebut menunjukkan seorang pedagang gethuk yang berkeliling seperti biasa.

"WONG SABAR, REJEKINE JEMBAR Nemu di grup WA kampung. Bakul gethuk muterin #SapaAruhSriSultanHBX Ayo nderek dhawuhe Ngarso Dalem, jaga kesehatan, jaga lingkungane," tulis @jogjaitu1 dalam unggahannya.

Uniknya, pedagang tersebut tidak menggunakan megafon di gerobaknya untuk menyuarakan dagangan ataupun menyanyikan sebuah lagu, tapi menyampaikan pesan menggunakan bahasa jawa krama.

"Wong sabar rejekine jembar (orang sabar rejekinya luas)," bunyi megafon tersebut.

Unggahan ini memancing respon positif dari warganet.

"Jogja pancen oye," tulis akun @afiansJ3.

Menurut akun @jogjaitu1, pedagang tersebut berjualan di sekitaran Bintaran, Yogyakarta. Hingga saat ini, unggahan yang dicuitkan tanggal 30 Maret 2020 tersebut sudah ditonton sebanyak 11 ribu kali.

Semoga wabah virus corona bisa segera selesai dan kehidupan kembali ke sedia kala. (M Nurhadi)

Berita Terkait

Berita Terkini