Food

Bikin Ngakak, Penjual Onde-onde Ini Punya Trik Dahsyat Gaet Pelanggan

Tak kalah menarik dari Odading Mang Oleh, penjual onde-onde ini punya strategi promosi tak kalah dahsyat.

Rima Sekarani Imamun Nissa | Arendya Nariswari

Onde-onde. (Shutterstock)
Onde-onde. (Shutterstock)

Guideku.com - Odading beberapa waktu belakangan sukses mencuri perhatian publik. Pasalnya, beredar video pria mempromosikan Odading Mang Oleh dengan gaya super nyentrik dan bernada mirip orang emosi. Alhasil, kini gerobak sederhana Odading Mang Oleh setiap harinya dipenuhi oleh antrean pembeli.

Bukan cuma Odading Mang Oleh, belum lama ini seorang penjual onde-onde mencoba trik pemasaran yang tak kalah dahsyat. 

Onde-onde sendiri, seperti yang telah banyak kita ketahui, adalah jajanan tradisional dengan cita rasa manis dan nikmat.

Jajanan tradisional ini mempunyai tampilan khas, berbentuk bulat dengan taburan wijen di atasnya. Di bagian dalam onde-onde juga terdapat isian beruba bubuk kacang hijau yang nikmat.

Bicara soal onde-onde, belum lama ini warganet kembali dibikin takjub oleh strategi pemasaran yang dilakukan oleh seorang penjual.

Melalui sebuah tangkapan layar yang diunggah kembali oleh akun Twitter @FFOODFESS, penjual onde-onde tersebut terlihat mempromosikan produknya dengan cara tak kalah nyentrik.

Saingi Odading, Penjual Onde-onde Punya Strategi Promosi Tak Kalah Nyentrik. (Twitter/@FFOODFESS)
Saingi Odading, Penjual Onde-onde Punya Strategi Promosi Tak Kalah Nyentrik. (Twitter/@FFOODFESS)

"Berbahagialah! Bila hidupmu diselimuti masalah, artinya kamu manusia. Daripada diselimui wijen, maka kamu adalah onde-onde. Monggo yang minat pesan 1 lusin free ongkir," tulis si penjual.

Tentu saja, kalimat promosi super nyentrik yang dilakukan oleh penjual onde-onde ini langsung menjadi perhatian warganet.

"S3 Marketing, gini aja bengek aku fess," tulis akun Twitter @FFOODFESS, dikutip Suara.com, Senin (21/9/2020) kemarin.

Beberapa warganet bahkan menanggapi tangkapan layar trik jitu penjual onde-onde pasarkan produknya itu melalui kolom komentar.

"Padahal aku bacanya udah serius, ternyata," komentar seorang warganet.

"S3 marketing Harvard ya begini bentuknya," komentar warganet lain.

"Awokwokwok, bengek dong si mimin lihatnya," imbuh warganet lainnya.

Nyentrik juga cara penjual onde-onde ini promosikan produknya, nih. Kalau kalian, punya cara anti mainstream apa untuk menggaet hati para pelanggan?

Berita Terkait

Berita Terkini