Food

Hindari Makan Sambil Nonton Televisi Kalau Tak Mau Obesitas

Ternyata makan sambil nonton TV berdampak pada tubuh, lho.

Arendya Nariswari | Hiromi Kyuna

Ilustrasi obesitas (envato elements by Rawpixel)
Ilustrasi obesitas (envato elements by Rawpixel)

Guideku.com - Makan sambil nonton televisi sering dilakukan oleh banyak orang. Rasanya makan jadi lebih berselera saat ditemani tontonan yang kita sukai. Namun, perlu diketahui bahwa makan sambil menonton televisi memiliki dampak negatif bagi tubuh.

Akun jejaring sosial TikTok @ilmumakanan mengungkapkan dampak makan sembari menonton televisi. Pada video ini, diungkapkan tentang penelitian yang menyebutkan mengenai hal ini.

Pada penelitian tersebut, ada 20 orang yang dibagi jadi dua grup. Awalnya, orang-orang ini disuruh untuk memilih film apa yang ingin ditonton. Satu grup menonton sembari makan pizza dan satu grup lagi menonton sambil makan mac and cheese.

Hasilnya, asupan kalori meningkat. Pada grup yang makan pizza meningkat sebanyak 36 persen, sedangkan untuk grup yang memakan mac and cheese asupan kalorinya meningkat hingga 71 persen.

Ilustrasi menonton film (Envato elements by LightFieldStudios)
Ilustrasi menonton film (Envato elements by LightFieldStudios)

 

Selain itu, Para peneliti dari University of Sussex  menyebutkan bahwa seseorang yang makan sembari menonton televisi dapat menyebabkan obesitas.

Mereka mengungkapkan bahwa orang cenderung tidak mengontrol jumlah makanan yang dikonsumsi ketika indera teralihkan dengan tayangan televisi.

Orang yang makan sembari menonton televisi pun akan lebih fokus menonton ketimbang makan. Akhirnya, jumlah makanan yang masuk ke tubuh jadi tak terkontrol.

Tak hanya itu, saat menonton, perut sering kali tidak sadar apakah sudah kenyang atau belum sehingga porsi makanan yang masuk ke tubuh bisa jadi lebih banyak, bahkan tak terkendali.

Selain itu, proses metabolisme tubuh pun  akan melambat dan memicu penumpukan lemak di area pinggang yang meningkatkan risiko obesitas.

Makan dengan fokus dan tak dibarengi dengan aktivitas lain dapat membantu mengurangi risiko obesitas pada tubuh. Saat fokus pada makanan, tubuh akan lebih sadar dalam mengontrol jumlah asupan yang masuk.

Berita Terkait

Berita Terkini