Era Perang Marvel vs DC Udah Basi! Saatnya Nikmati Superman yang 'Galau' dan Fantastic Four yang 'Retro'

Di tengah badai "superhero fatigue" ini, ada dua film raksasa yang siap tayang dan sepertinya mau menawarkan sesuatu yang beda. Dari DC, kita punya Superman (2025), dan dari Marvel, ada The Fantastic Four: First Steps.

Reza Sulaiman
Sabtu, 26 Juli 2025 | 17:03 WIB
Era Perang Marvel vs DC Udah Basi! Saatnya Nikmati Superman yang 'Galau' dan Fantastic Four yang 'Retro'

Era Perang Marvel vs DC Udah Basi! Saatnya Nikmati Superman yang 'Galau' dan Fantastic Four yang 'Retro'

guideku.com - Jujur deh, berapa banyak dari kamu yang sempet ngerasa capek sama film superhero? Setelah digempur habis-habisan selama belasan tahun, rasanya formulanya gitu-gitu aja: jagoan muncul, musuh datang, gebuk-gebukan di depan green screen, lalu menang. Bosen, kan?

Tapi, tahan dulu pesimismu. Di tengah badai "superhero fatigue" ini, ada dua film raksasa yang siap tayang dan sepertinya mau menawarkan sesuatu yang beda. Dari DC, kita punya Superman (2025), dan dari Marvel, ada The Fantastic Four: First Steps.

Dan sebelum kamu mulai lagi perdebatan klasik "lebih bagus Marvel atau DC?", mending buang jauh-jauh mentalitas itu. Era perang franchise udah basi! Saatnya kita nikmati fase baru film superhero yang lebih segar dan lebih 'dewasa'.

Superman: Saat Pahlawan Super Punya Krisis Kepercayaan Diri

Lupakan sejenak citra Superman yang selalu sempurna dan dipuja-puja. Di film terbarunya yang disutradarai oleh James Gunn ini, kita akan melihat sisi yang lebih manusiawi dan "galau" dari Sang Manusia Baja.

Clark Kent (diperankan oleh wajah baru, David Corenswet) di sini digambarkan sedang berada di tengah konflik batin yang pelik. Di satu sisi, ia adalah pahlawan super dengan kekuatan dewa. Tapi di sisi lain, dunia yang ia coba lindungi justru nggak sepenuhnya percaya padanya.

Dalam trailer-nya, terlihat jelas bagaimana publik terbelah. Ada yang memujanya, tapi banyak juga yang menganggapnya sebagai ancaman. Superman bahkan sampai harus melakukan wawancara dengan sang jurnalis ikonik, Lois Lane (diperankan Rachel Brosnahan), untuk mencoba meluruskan citranya.

Di tengah semua krisis kepercayaan diri ini, muncul musuh bebuyutannya, Lex Luthor, yang punya satu tujuan: menyingkirkan Superman untuk selamanya. Film ini sepertinya akan lebih fokus pada drama psikologis seorang pahlawan yang mempertanyakan tempatnya di dunia.

The Fantastic Four: Drama Keluarga Super dengan Vibes Retro 60-an

Kalau Superman menawarkan drama psikologis, The Fantastic Four: First Steps dari Marvel Studios datang dengan pendekatan yang nggak kalah segar: drama keluarga dengan vibes retro-futuristik!

Baca Juga: Gara-gara Ulah Oknum, Mimpi Kerja di Jepang Terancam Ambyar? Cek Faktanya!

Hal pertama yang bikin film ini menarik adalah keputusannya untuk tidak mengulang cerita asal-usul. Yup, kita nggak perlu lagi nonton adegan mereka kena sinar kosmik buat yang ketiga kalinya. Film ini langsung membawa kita ke semesta di mana Reed Richards (Pedro Pascal yang melankolis cocok banget), Sue Storm, Ben Grimm, dan Johnny Storm sudah dikenal sebagai tim superhero legendaris.

Dan yang paling keren? Latar visualnya bergaya tahun 1960-an! Bayangin teknologi masa depan, tapi dengan gaya desain dan estetika tahun 60-an. Unik banget, kan?

Ceritanya sendiri akan fokus pada ujian terbesar mereka, bukan sebagai superhero, tapi sebagai sebuah keluarga. Saat ancaman kosmik datang, ikatan keluarga mereka diuji. Ini bukan cuma soal gebuk-gebukan sama alien, tapi soal bagaimana sebuah keluarga luar biasa ini berjuang buat tetap solid.

Jadi, Pilih Tim Marvel atau Tim DC? Jawabannya: Gak Usah Pilih!

Nah, ini bagian terpentingnya. Dulu, kita mungkin terbiasa jadi "tim Marvel" atau "tim DC". Tapi sekarang, perang franchise itu udah nggak relevan lagi.

Buktinya? James Gunn. Dulu dia sutradara andalan Marvel yang bikin Guardians of the Galaxy jadi sekeren itu. Sekarang? Dia jadi CEO-nya DC Studios yang nanganin film Superman ini. Batasannya sudah kabur, Gengs.

Yang kita butuhin sekarang bukan lagi perang franchise, tapi kebangkitan film superhero yang berkualitas. Setelah 5 tahun terakhir yang kualitasnya naik-turun, kehadiran Superman yang lebih emosional dan The Fantastic Four yang punya gaya unik ini bisa jadi angin segar yang kita semua butuhkan.

Jadi, pas nonton nanti, coba deh buang jauh-jauh kacamata "tim Marvel" atau "tim DC"-mu. Nikmati saja ceritanya. Siapa tahu, ini adalah awal dari kebangkitan genre yang dulu pernah kita cintai setengah mati.

×
Zoomed
TERKINI
Dalam hubungan apa pun, ada kalanya kita harus menolak atau tidak mengiyakan ajakan dari orang lain dengan berbagai alas...
leisure | 17:00 WIB
Butuh layar lebih gede dari hape buat nugas atau maraton serial favoritmu, tapi laptop rasanya terlalu mahal dan ribet? ...
leisure | 19:30 WIB
Kalau ngomongin soal makanan Indonesia, kreativitasnya emang nggak ada obat. Ada banyak banget makanan yang namanya sama...
leisure | 16:30 WIB
Kamu bertanya-tanya kenapa setiap olahraga tapi hasil yang didapatkan nggak maksimal? Mungkin salah satu penyebab di baw...
leisure | 17:00 WIB
Baru mau nyemplung ke dunia dracin? Nih ada 5 rekomendasi seru buat pemula, dari yang manis gemesin sampai yang bikin ba...
leisure | 15:00 WIB