Ribut Gegara Ejekan Nama, Sunan Kalijaga Ngaku Kena Pukul Pengacara Reza Gladys!
guideku.com - Siap-siap buat nonton drama paling absurd yang datangnya bukan dari sinetron, tapi dari dunia pengacara elite Indonesia. Dua pengacara kondang, Sunan Kalijaga dan pengacara Reza Gladys, Julianus Sembiring, terlibat adu mulut yang nyaris berujung baku hantam.
Dan yang bikin cerita ini jadi makin kocak sekaligus miris, pemicunya ternyata super sepele, levelnya udah kayak berantem anak SD: saling ejek nama!
Kronologi 'Adu Jotos' Versi Sunan Kalijaga
Menurut versi Sunan Kalijaga, insiden ini berawal dari perdebatan panas usai mereka mengisi sebuah acara di stasiun TV. Setelah acara selesai, Sunan mengaku berniat baik menghampiri Julianus untuk menanyakan kenapa lawannya itu terlihat tersinggung.
"Saya itu samperin, abang tersinggung kenapa?" ucap Sunan menirukan pertanyaannya saat itu, Selasa (12/8/2025).
Tapi, niat baiknya justru dibalas dengan perlakuan kasar.
"Bang Sunan, beliau itu datang dan mau berkomunikasi dan tiba-tiba ada yang dorong," ungkap Agustinus Nahak, rekan Sunan yang jadi saksi mata.
Nggak lama setelah didorong, Sunan mengaku langsung menerima pukulan dari salah satu orang yang disebutnya berasal dari kubu Dokter Andreas.
"Pelaku yang pukul saya itu, katanya dari (pihak) Dokter Andreas. Ketika saya kena pukulan, saya nggak nangis. Saya tanya kenapa bapak pukul saya?" tutur Sunan.
Ia bahkan mengklaim diserang oleh dua orang, yaitu Julianus Sembiring sendiri dan satu orang tak dikenal.
"Ini bukan ring tinju, tempat berkelahi. Ini tempat para profesional membela kliennya," tutup Sunan dengan nada kecewa.
Baca Juga: Bupati Pati Minta Maaf Malah Kena Hujan Sandal dan Botol, Netizen: Betah Isin Tenan!
Kebenaran Terungkap! Berawal dari Ejekan Nama?
Nah, di saat kita semua bertanya-tanya apa sih yang bisa bikin pengacara sekelas mereka sampai main fisik, pengacara lain yang ada di lokasi, Deolipa Yumara, akhirnya membongkar "biang kerok" sebenarnya.
"Persoalannya adalah kata-kataan mengenai nama, nama pribadi. Julianus Sembiring dipanggilnya Anus. Sunan Kalijaga dipanggilnya Kali," ungkap Deolipa Yumara.
Menurut Deolipa, Sunan Kalijaga-lah yang diduga memulai "perang" ejekan ini. "Ya, kan si Sunan Kalijaga manggil Julianus [...] Sunan Kalijaga ya panggilnya Pak Anus kan," jelasnya.
Ejekan inilah yang menyulut emosi dan sentimen negatif dari kedua belah pihak, yang akhirnya meledak setelah acara selesai. Deolipa bahkan mengibaratkannya seperti ikan yang akhirnya terbakar karena api dari kedua sisi.
"Nah, ini kan persoalannya kan sentimen negatif, jadi masing-masing memberikan sentimen negatif, jadi klop dia, jadi panas dia, jadi ikannya kebakar," tutur Deolipa.
Meskipun Sunan Kalijaga mengaku kena pukul, Deolipa Yumara punya pandangan yang sedikit berbeda. Menurutnya, keributan itu tidak sampai pada baku hantam serius.
"Jadi hampir mereka baku hantam, hampir, tapi ternyata tidak. Cuman dorong-dorongan aja kan. Enggak ada kontak fisik tadi, enggak ada," pungkasnya.