Modus Dukun Uang Gaib Masih Laku? Warga Palembang Kena Tipu Rp110 Juta!

Baru-baru ini, seorang warga Palembang harus merelakan tabungan ratusan juta karena percaya sama dukun pengganda uang. Korbannya bukan anak kemarin sore, melainkan seorang pria berusia 62 tahun, sebut saja Pak MA.

Reza Sulaiman
Selasa, 08 Juli 2025 | 09:55 WIB
Modus Dukun Uang Gaib Masih Laku? Warga Palembang Kena Tipu Rp110 Juta!

Modus Dukun Uang Gaib Masih Laku? Warga Palembang Kena Tipu Rp110 Juta!

guideku.com - Di era digital, ternyata masih ada aja yang kepincut janji jadi kaya mendadak lewat jalan mistis. Baru-baru ini, seorang warga Palembang harus merelakan tabungan ratusan juta karena percaya sama dukun pengganda uang.

Korbannya bukan anak kemarin sore, melainkan seorang pria berusia 62 tahun, sebut saja Pak MA. Ceritanya bermula Desember 2024 lalu, saat MA ketemu seorang pria berinisial C (41) di rumah kerabat, daerah Kertapati, Palembang.

Obrolan ngalor-ngidul itu berubah serius ketika C ngaku-ngaku bisa gandain uang. Modusnya klasik: pakai media “mistis” seperti jenglot, kerang keramat, dan minyak gaib. Yang bikin miris, korban sampai tergiur dan nyerahin uang bertahap sampai totalnya Rp110 juta.

Awalnya cuma Rp13,7 juta buat “ritual awal”. Tapi si pelaku terus minta tambahan dana buat proses “pembersihan aura” dan “buka portal rezeki”. Intinya, tiap kali korban tanya, jawabannya selalu: “Belum selesai, masih butuh biaya lagi.”

Uang enggak kunjung jadi dobel, apalagi muncul dari udara. Akhirnya, korban sadar dia ditipu dan melapor ke polisi.

Pelaku Udah Ditahan, Tapi Kok Masih Ada Korban?

Polisi dari Polsek Kertapati langsung turun tangan. Pelaku C sekarang udah ditahan dan diselidiki lebih lanjut. Menurut Kapolsek AKP Angga Kurniawan, bisa jadi masih ada korban lain yang belum speak up.

Pelaku bakal dijerat Pasal 378 KUHP soal penipuan dan Pasal 372 soal penggelapan, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Kenapa Masih Banyak yang Ketipu Modus Beginian?

Baca Juga: Cuan Tambahan Tanpa Resign? Coba 5 Ide Bisnis Sampingan Ini

Kasus ini bukan yang pertama, dan kayaknya belum akan jadi yang terakhir. Pengamat budaya bilang, minimnya literasi keuangan dan hukum bikin masyarakat gampang tergiur jalan pintas apalagi saat kondisi ekonomi lagi seret.

Kadang, niatnya cuma pengen keluar dari masalah finansial, tapi malah makin tenggelam karena ketipu janji manis dukun berkedok spiritualis.

Skeptis Itu Perlu

Penting banget buat anak muda kayak kita buat punya critical thinking. Dunia mistis itu bagian dari budaya, tapi jangan sampai dimanfaatkan buat ngeruk keuntungan dari orang lain.

Mau kaya? Mending belajar investasi, nambah skill, atau cari side hustle legit. Kalau ada yang bilang bisa gandain uang dalam semalam, lebih baik langsung tekan tombol “skip.”

Kalau lo atau orang di sekitarmu pernah ngalamin kasus serupa, jangan takut buat lapor. Dan jangan pernah malu ngaku salah. Yang salah itu oknum yang manfaatin kepercayaan buat tipu-tipu, bukan korbannya.

×
Zoomed
TERKINI
YES 2025 menekankan perlunya pelibatan aktif generasi muda dalam perumusan kebijakan ekonomi karena dampaknya sangat sig...
news | 14:24 WIB
VinFast justru memisahkan harga baterai dari harga kendaraan. Melalui skema langganan, konsumen bisa memiliki mobil list...
news | 21:30 WIB
Di beberapa desa di Indonesia, justru dari aksi konservasi malah lahir ratusan peluang kerja baru....
news | 09:43 WIB
Kisah-kisah dari mereka yang telah memulai perjalanan bersama BSya ngasih gambaran jelas tentang bagaimana sebuah aplika...
news | 07:38 WIB
Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, generasi muda nggak cuma cari sukses finansial, tapi juga makna dan keseimbangan...
news | 07:21 WIB