Pelaku Papa Minta Saham Riza Chalid Jadi Tersangka Korupsi Rp285 Triliun, Eh Malah Kabur ke Singapura
guideku.com - Gengs, ada nama lama yang bangkit dari kubur dan langsung jadi headline di mana-mana. Ingat skandal "Papa Minta Saham" yang dulu bikin geger se-Indonesia?
Nah, salah satu aktor utamanya, Muhammad Riza Chalid, kembali berulah. Kali ini, dia nggak cuma keseret kasus biasa.
Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus korupsi raksasa di Pertamina yang kerugian negaranya ditaksir mencapai Rp285 triliun! Gila, kan? Tapi, seperti biasa, ada plot twist yang bikin kita semua auto elus dada: si "God Father" minyak ini sekarang diduga sudah kabur ke Singapura.
Anak dan Bapak Kompak Jadi Tersangka
Kasus yang menjerat Riza Chalid ini bukan kaleng-kaleng. Ini adalah dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di Pertamina dari tahun 2018-2023. Pada Kamis (11/7/2025) malam, Kejagung mengumumkan sembilan tersangka baru, dan nama Riza Chalid ada di daftar teratas.
Perannya? Sebagai Beneficial Owner alias bos di balik layar dari PT Orbit Terminal Merak (OTM). Yang lebih dramatis, Riza nggak sendirian. Anaknya, Muhammad Kerry Andrianto Riza, sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Benar-benar drama keluarga, ya.
Sementara delapan tersangka lainnya langsung ditahan, Riza Chalid justru menghilang. Menurut Direktur Penyidikan Jampidsus, Abdul Qohar, Riza sudah tiga kali mangkir dari panggilan pemeriksaan.
"MRC sudah tiga kali dipanggil tidak hadir. Berdasar informasi yang bersangkutan ada di Singapura," kata Qohar. Klasik banget, kan?
Tiga Skandal Besar yang Selalu Lolos
Buat kamu yang mungkin belum kenal atau lupa, Riza Chalid ini bukan pemain baru.
Baca Juga: Bocorin Data Pribadi Dara Arafah, Pegawai Asuransi Ini Langsung Dipecat
Reputasinya sebagai "orang kuat" yang licin seperti belut sudah melegenda. Sebelum kasus Pertamina ini, setidaknya ada tiga skandal besar yang menyeret namanya, tapi dia selalu berhasil lolos.
Dulu, anak usaha Pertamina, Petral, membeli minyak Zatapi dari perusahaan yang terafiliasi dengan Riza. Pembelian ini diduga kemahalan dan merugikan Pertamina Rp65,5 miliar. Tapi ujung-ujungnya? Kasus ini dihentikan karena dianggap tidak merugikan negara. Ajaib.
Namanya muncul lagi dalam audit Petral. Terungkap ada grup email rahasia yang sengaja membocorkan info tender minyak Pertamina ke perusahaan-perusahaan milik Riza. Akibatnya, Pertamina selalu kalah tender dan nggak pernah dapat harga bagus. Dia lolos lagi.
Ini mungkin yang paling legendaris. Riza terekam dalam pertemuan bareng Ketua DPR saat itu, Setya Novanto, dan bos Freeport. Mereka diduga mencatut nama Presiden Jokowi buat minta jatah saham 11% dari Freeport. Meski kasus ini bikin heboh luar biasa, pada akhirnya dihentikan dan Riza bebas dari jerat hukum.
Akankah Kali Ini Berbeda?
Dengan rekam jejak "kebal hukum"-nya yang panjang, penetapan tersangka kali ini jadi pertaruhan besar bagi penegak hukum di Indonesia. Publik pun bertanya-tanya: apakah kali ini si belut akhirnya benar-benar kena batunya?
Kejagung sendiri menegaskan mereka sedang berkoordinasi dengan perwakilan di Singapura untuk memburu dan membawa Riza Chalid pulang. Tapi kita tahu, proses ini nggak akan gampang.
Yang jelas, kasus dengan kerugian Rp285 triliun ini bukan cuma soal angka. Itu adalah uang rakyat yang seharusnya bisa dipakai buat bangun sekolah, rumah sakit, atau jalan tol. Kita tunggu saja episode selanjutnya dari drama perburuan koruptor kelas kakap ini.