2 Balita di Samarinda Tewas Tragis, Tingkah Aneh Ayah Bikin Warga Bingung

Dua orang balita kakak-beradik, yang usianya baru 5 dan 2 tahun, ditemukan tewas di rumah mereka sendiri. Dan terduga pelakunya? Bukan orang jauh, tapi ayah kandung mereka, W (24).

Reza Sulaiman
Sabtu, 26 Juli 2025 | 20:00 WIB
2 Balita di Samarinda Tewas Tragis, Tingkah Aneh Ayah Bikin Warga Bingung

2 Balita di Samarinda Tewas Tragis, Tingkah Aneh Ayah Bikin Warga Bingung

guideku.com - Sebuah tragedi yang dijamin bikin kita semua merinding dan nggak habis pikir datang dari Samarinda, Kalimantan Timur. Dua orang balita kakak-beradik, yang usianya baru 5 dan 2 tahun, ditemukan tewas di rumah mereka sendiri. Dan terduga pelakunya? Bukan orang jauh, tapi ayah kandung mereka, W (24).

Kasus ini bukan cuma soal pembunuhan yang keji. Di baliknya, tersimpan sebuah misteri yang penuh dengan kejanggalan, mulai dari sehelai kain sarung yang jadi barang bukti utama hingga perilaku aneh sang ayah beberapa hari sebelum kejadian.

Malam Jumat Mencekam: Teriakan yang Membongkar Segalanya

Semua horor ini terungkap pada Jumat (25/7/2025) petang. Warga di sekitar Jalan Rimbawan, Samarinda, tiba-tiba mendengar suara teriakan histeris yang datang dari rumah W. Penasaran, mereka pun mendatangi sumber suara.

Tapi apa yang mereka temukan di dalam rumah itu jauh lebih mengerikan dari yang dibayangkan. Dua anak laki-laki ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Di tempat yang sama, warga juga menemukan seorang nenek yang babak belur, diduga akibat penganiayaan.

Misteri Pertama: Peran Sehelai Kain Sarung

Polisi yang tiba di lokasi langsung mengamankan W. Tapi saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mereka menemukan satu barang bukti yang jadi pusat misteri: sehelai kain sarung.

Polisi menduga kuat, kain inilah yang digunakan oleh pelaku untuk menghabisi nyawa kedua anaknya. Tapi bagaimana caranya? Apakah mereka dibekap? Dicekik? Inilah yang masih coba dipecahkan oleh penyidik. Kain sarung yang biasanya jadi simbol kenyamanan, di tangan pelaku berubah menjadi senjata maut.

Misteri Kedua: Perilaku Aneh Sang Ayah Sebelum Kejadian

Kejanggalan berikutnya datang dari keterangan keluarga. Menurut istri dan ibu kandung W yang sudah diperiksa polisi, W sempat menunjukkan perilaku yang tidak wajar beberapa hari sebelum tragedi itu terjadi.

Baca Juga: Pinkan Mambo Curhat Capek Jualan Donat, Langsung Disemprot Raffi Ahmad: Laku Kok Ngedumel!

Tapi "tidak wajar" seperti apa? Apakah ia sering marah-marah? Melamun? Atau menunjukkan tanda-tanda depresi? Detail ini belum diungkap oleh polisi, tapi ini jadi petunjuk penting bahwa mungkin ada sesuatu yang salah dengan kondisi kejiwaan pelaku jauh sebelum ia melakukan tindakan kejinya.

Sayangnya, keluarga saat itu tidak menyangka kalau "keanehan" itu akan berujung pada hilangnya nyawa dua anak tak berdosa.

Misteri Ketiga: Di Bawah Pengaruh Narkoba atau Gangguan Jiwa?

Ini adalah pertanyaan terbesar yang coba dijawab polisi sekarang. Apa yang membuat seorang ayah tega membunuh anak-anaknya sendiri?

Dugaan awal polisi mengarah pada kemungkinan pelaku berada di bawah pengaruh zat terlarang atau narkoba. Namun, polisi belum bisa memastikan hal ini karena kondisi W yang masih sangat labil dan belum bisa diperiksa secara mendalam.

"Proses pemeriksaan mendalam terhadap W belum dapat dilaksanakan karena kondisi kejiwaannya yang masih labil," beber Kapolsek Sungai Kunjang, AKP Yohanes Bonar Adiguna, Sabtu (26/7/2025).

Kini, kedua jenazah balita malang itu sudah dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi. Hasil autopsilah yang nantinya akan mengungkap penyebab pasti kematian mereka dan mungkin, sedikit membuka tabir dari misteri yang menyelimuti malam Jumat kelam di Samarinda itu.

Kasus ini jadi pengingat pahit, Gengs. Bahwa monster paling menakutkan kadang bukanlah orang asing, tapi justru orang terdekat yang seharusnya melindungi kita.

×
Zoomed
TERKINI
YES 2025 menekankan perlunya pelibatan aktif generasi muda dalam perumusan kebijakan ekonomi karena dampaknya sangat sig...
news | 14:24 WIB
VinFast justru memisahkan harga baterai dari harga kendaraan. Melalui skema langganan, konsumen bisa memiliki mobil list...
news | 21:30 WIB
Di beberapa desa di Indonesia, justru dari aksi konservasi malah lahir ratusan peluang kerja baru....
news | 09:43 WIB
Kisah-kisah dari mereka yang telah memulai perjalanan bersama BSya ngasih gambaran jelas tentang bagaimana sebuah aplika...
news | 07:38 WIB
Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, generasi muda nggak cuma cari sukses finansial, tapi juga makna dan keseimbangan...
news | 07:21 WIB