Kronologi Aksi Brutal Rumah Doa di Kota Padang: Banyak Anak-anak Jadi Korban!
guideku.com - Netizen kembali dibuat heboh setelah viralnya sebuah video aksi kekerasan di sebuah Rumah doa umat Kristen di Padang, Sumatera Barat. Gimana nggak bikin miris? Momen hikmat umat kristiani dengan Tuhan berubah menjadi malapetaka setelah adanya belasan orang yang melakukan aksi brutal di lokasi kejadian.
Kejadian ini makin bikin nyesek, karena diketahui ada anak-anak yang jadi korban aksi kekerasan tersebut. Gila memang! anak-anak yang seharusnya mendapatkan perlindungan justru menjadi tindak sasaran kekerasan yang menyasar umat kristiani.
Kronologis Aksi Brutal di Rumah Doa Kota Padang, Sumatera Barat
Kejadian ini bermula saat adanya sebuah panggilan janggal saat acara kebaktian dan sekolah minggu di hari Minggu (27/07/2025) kemarin di Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) Anugerah Padang. Pendeta yang saat itu memimpin, yakni F. Dachi tiba-tiba dipanggil oleh orang-orang yang meminta kegiatan tersebut nggak dilanjutkan lagi.
“Saat itu bapak-bapak datang. Mereka memanggil saya dan membawa saya ke belakang. Salah satu diantara mereka menyatakan untuk bubarkan dan hentikan kegiatan. Lalu terjadilah insiden itu,” ujar pendeta F. Dachi.
Kondisi yang kian mencekam justru membuat banyak orang datang lagi sambil membawa senjata seperti kayu, batu hingga pisau. Nggak habis pikir bagaimana bisa orang-orang ini sudah datang dengan banyak senjata dan membuat adanya kericuhan di lokasi tersebut.
Massa yang datang kemudian langsung melakukan perusakan di rumah doa dengan memecahkan kaca-kaca jendela dan juga membanting kursi yang ada di lokasi. Nggak hanya sampai disitu, anak-anak yang seharusnya tidak menjadi korban kekerasan justru mereka kejar dan dipukuli dengan kayu.
Baca Juga: Liriknya Bikin Nyesek! Ternyata Lagu 'Aku Ngamen' Curhatan Nyata Perjuangan Hidup Farel Prayoga?
Diketahui dua orang anak menjadi korban aksi kekerasan yang nggak bisa diterima akal sehat ini. Mereka dipukul hingga bagian tubuhnya memar. Bahkan, beberapa diantaranya harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami cedera parah. Biadab memang!
Aksi biadab ini memang nggak bisa dibiarkan begitu saja. Kini, polisi dikabarkan sudah meringkus 9 tersangka yang dicurigai sebagai provokator dan pelaku aksi penyerangan tersebut, Nggak sampai disitu saja, kepolisian juga masih mengejar beberapa pelaku lain yang juga disinyalir menjadi biang keladi aksi brutal tersebut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian dan aparat setempat mengaku aksi ini dipicu adanya misskomunikasi. Tapi, jika hal ini murni misskomunikasi, kegiatan yang sudah berlangsung selama enam tahun tersebut malah mendapatkan respon positif dari pengurus setempat dan nggak pernah ada bentrokan dengan warga sebelumnya.
Jadi, menurutmu aksi brutal ini bisa terjadi karena apa?