Paspor Riza Chalid Dicabut dan 'Terdampar' di Malaysia, Nasibnya Tergantung Tetangga?
guideku.com - Perburuan terhadap salah satu buronan paling "licin" di Indonesia, Muhammad Riza Chalid, kini memasuki babak baru yang super menegangkan. Setelah dua kali mangkir dari panggilan Kejaksaan Agung, pemerintah Indonesia akhirnya mengambil langkah drastis: paspornya resmi dicabut!
Ini artinya, sang taipan yang terseret skandal korupsi Pertamina senilai Rp285 triliun itu kini statusnya "terkunci" di negara persembunyiannya, Malaysia. "Bola" sekarang sepenuhnya ada di tangan pemerintah Malaysia. Akankah mereka membantu kita memulangkan buronan kelas kakap ini?
Langkah Tegas Pemerintah: 'Paspornya Sudah Kami Cabut'
Kabar pencabutan paspor ini dikonfirmasi langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto. Menurutnya, Riza Chalid sudah tidak lagi memegang dokumen perjalanan yang sah dari Indonesia.
"Paspornya sudah kami cabut," kata Agus di Malang, Selasa (29/7/2025).
Data imigrasi menunjukkan Riza sudah kabur dari Indonesia sejak Februari 2025 dan saat ini posisinya terpantau jelas berada di Malaysia. Dengan paspor yang sudah tidak berlaku, ruang geraknya jadi sangat terbatas. Ia tidak bisa lagi terbang ke negara lain secara legal.
"Kami sedang bekerja sama dengan teman-teman di sana dan mudah-mudahan ada niat baik dari pemerintah Malaysia untuk membantu pengembalian Riza Chalid," ucap Agus penuh harap.
'Plot Twist' Baru: Isu Nikahi Kerabat Sultan Malaysia
Di tengah semua drama perburuan ini, muncul sebuah rumor liar yang bikin ceritanya makin mirip film spy. Riza Chalid disebut-sebut sudah tinggal lama di Johor, Malaysia, dan bahkan dikabarkan telah menikah dengan kerabat salah satu kesultanan di sana.
Informasi ini diungkap oleh Koordinator MAKI, Boyamin Saiman. “Pernikahan ini memperkuat posisinya di Malaysia,” ungkap Boyamin, mengisyaratkan bahwa Riza mungkin punya "bekingan" kuat di negeri jiran.
Baca Juga: Dominan tapi Gak Bisa Cetak Gol, Timnas U-23 Tumbang di Final dan Perpanjang 'Kutukan' SUGBK
Kejaksaan Agung pun menanggapi rumor ini. Meskipun mereka memastikan status Riza masih WNI, mereka berjanji akan mendalami setiap informasi yang masuk. "Setiap informasi akan dikaji dan didalami oleh rekan-rekan penyidik," kata Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna.
Presiden Prabowo Sampai Didesak Turun Tangan
Saking rumitnya masalah ini, Presiden Prabowo Subianto sampai didesak untuk ikut turun tangan. MAKI meminta Prabowo untuk secara khusus membahas pemulangan Riza Chalid saat bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim.
Desakan ini diperkuat dengan adanya jejak digital yang menunjukkan kedekatan Riza Chalid dengan Anwar Ibrahim sebelum Anwar menjabat sebagai perdana menteri.
“Jejak digital terdapat foto yang dipublikasikan Kesultanan Kedah berisi Anwar Ibrahim bersama Riza Chalid menghadap Sultan Kedah, Malaysia, pada 2 Oktober 2022,” ujar Boyamin.
Mengingat Lagi 'Dosa' Riza Chalid
Biar nggak lupa, Riza Chalid ini adalah satu dari 18 tersangka dalam skandal korupsi raksasa di Pertamina. Kerugian negaranya diperkirakan mencapai Rp285 triliun! Ia diduga terlibat dalam berbagai permainan kotor, mulai dari intervensi kebijakan hingga menetapkan harga kontrak di atas nilai wajar demi meraup keuntungan pribadi.
Perburuannya pun penuh lika-liku. Awalnya ia terdeteksi di Singapura, tapi pemerintah Singapura membantahnya. Kini, setelah posisinya terkonfirmasi di Malaysia dan paspornya dicabut, semua mata tertuju pada satu hal: apakah "niat baik" dari pemerintah Malaysia benar-benar akan terwujud? Kita tunggu saja episode selanjutnya dari perburuan internasional yang super seru ini.