KA Argo Bromo Anjlok di Subang, Dirut KAI Minta Maaf Sampai Membungkuk
guideku.com - Kejadian anjloknya KA Argo Bromo Anggrek pada Jumat, 1 Agustus 2025, sukses bikin geger dunia maya dan para pengguna kereta api. PT Kereta Indonesia (KAI) langsung angkat suara, bahkan sang Direktur Utama sampai membungkuk minta maaf sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Nah, biar kamu nggak ketinggalan info, yuk simak kronologi lengkapnya dan gimana reaksi warganet soal insiden ini!
Kronologi Kejadian: Anjlok di Subang, 5 Gerbong Keluar Rel!
Insiden ini terjadi di Km 124, sekitar Stasiun Pegadenbaru, Subang, Jawa Barat, tepatnya pukul 15.47 WIB. KA Argo Bromo Anggrek yang berangkat dari Surabaya Pasar Turi menuju Stasiun Gambir, Jakarta, mengalami anjlokan di bagian belakang rangkaian. Tercatat, lima gerbong terakhir keluar dari jalur.
Untungnya, nggak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Semua penumpang berhasil dievakuasi dengan aman berkat sigapnya petugas di lapangan. Tapi tetap aja, insiden ini bikin perjalanan kereta lain ikut terganggu.
Jadwal Kacau dan Perjalanan Diputar
Anjloknya Argo Bromo Anggrek langsung berdampak ke jalur hulu dan hilir di wilayah Daop 3 Cirebon. Sejumlah perjalanan kereta dari dan ke Daop 2 Bandung juga jadi kacau. Beberapa kereta terpaksa menempuh rute memutar karena jalur utama nggak bisa dilewati.
Berikut daftar kereta yang terdampak dan harus memutar rute:
KAI Daop 2 Bandung pun minta maaf atas keterlambatan ini dan membuka opsi pembatalan tiket. Bagi penumpang yang terdampak, bisa membatalkan perjalanan dan mendapatkan refund 100% yang berlaku hingga 7x24 jam sejak kejadian.
Bahkan di Bandung sendiri, sampai Sabtu pagi udah ada sekitar 80 penumpang yang membatalkan perjalanannya.
Dirut KAI Turun Tangan
Sebagai bentuk tanggung jawab, Dirut PT KAI dan jajaran manajemen langsung menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. EVP Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengirim tim teknis sesaat setelah kejadian dan fokus pada perbaikan serta keselamatan penumpang.
Nggak cuma itu, VP Public Relations KAI Anne Purba juga menegaskan bahwa keselamatan pelanggan tetap jadi prioritas utama. Proses investigasi sedang berjalan untuk mencari tahu penyebab pasti insiden ini. Sementara itu, estimasi perbaikan jalur diperkirakan butuh waktu sekitar 8–10 jam.
Reaksi Warganet
Nggak butuh waktu lama, nama "Argo Bromo" langsung trending di media sosial. Banyak netizen yang simpati dan mengapresiasi tindakan cepat KAI yang langsung mengevakuasi penumpang tanpa korban jiwa.
Tapi ada juga netizen yang satir. "Argo Bromo keluar jalur karena mau healing ke Bandung dulu kali ya," tulis salah satu pengguna X (Twitter). Yang lain menimpali, "Untung cuma keretanya yang anjlok, bukan pelayanan KAI-nya."
Ada pula yang memuji keterbukaan dan gesture permintaan maaf dari Dirut KAI, yang dinilai sebagai bentuk tanggung jawab langka di dunia BUMN.
Meski insiden ini jadi ujian besar buat PT KAI, respons cepat mereka patut diapresiasi. Mulai dari evakuasi penumpang, rekayasa jalur, refund penuh, sampai permintaan maaf terbuka, semua nunjukkin komitmen KAI dalam menjaga kepercayaan publik.