Dari 'Unicorn' Jadi Pesakitan: Skandal Manipulasi Data eFishery yang Menjerat Gibran

Kasus skandal penipuan dari mantan CEO eFishery, Gibran Huzaifah ramai dibahas oleh publik. Gibran kini sudah ditetapkan sebagai tersangka, sementara kasusnya masih terus ditangani dan didalami oleh pihak kepolisian.

Reza Sulaiman | Zahir
Rabu, 06 Agustus 2025 | 11:52 WIB
Dari 'Unicorn' Jadi Pesakitan: Skandal Manipulasi Data eFishery yang Menjerat Gibran

Dari 'Unicorn' Jadi Pesakitan: Skandal Manipulasi Data eFishery yang Menjerat Gibran

guideku.com - Kabar yang bikin geger geden dunia maya kembali muncul, kali ini dari dunia startup yang selama ini dipandang gemerlap. CEO startup perikanan kebanggaan Indonesia, eFishery, yakni Gibran Huzaifah, dilaporkan telah ditangkap oleh Bareskrim Polri sejak Kamis, 31 Juli 2025 lalu.

Usut punya usut, kasus yang menerpa sosok yang selama ini dianggap inspiratif ini dikaitkan dengan kasus manipulasi data keuangan yang diduga sudah dilakukan sejak tahun 2024.

Gibran Huzaifah kini sudah ditetapkan sebagai tersangka, sementara kasusnya masih terus ditangani dan didalami oleh pihak kepolisian. Pihak kepolisian juga belum secara gamblang menetapkan pasal-pasal apa saja yang bakal menjerat dirinya.

Namun, banyak pihak meyakini kasus ini dianggap bakal menjadi titik balik momen suram yang bisa menimpa eFishery ke depannya, sebuah perusahaan yang sudah mencapai status unicorn.

Ditangkap Karena Manipulasi Dana dan Konspirasi Internal

Kasus manipulasi dana yang menyeret Gibran Huzaifah ini diawali dari laporan yang menyebut bahwa eFishery telah rugi dengan nominal yang bikin kaget, yakni hingga ratusan juta dolar sepanjang periode 2018-2024 kemarin. Laporan ini tentu sangat bertentangan dan tidak sesuai dengan realita yang selama ini disajikan kepada para investor. Laporan keuangan yang disajikan sebelumnya selalu menunjukkan pertumbuhan yang positif dan menjanjikan.

Yang lebih menghebohkannya lagi, Gibran dan timnya disebut-sebut sengaja menggelembungkan pendapatan dan laba guna memanipulasi data keuangan tersebut. Kasus pemalsuan data pemasukan keuangan ini berimbas fatal kepada investor yang merasa tertipu dengan laporan kinclong dari Gibran dan timnya.

Imbas dari mencuatnya skandal yang bikin ramai di dunia maya ini, Gibran kemudian dicopot dari posisinya sebagai CEO pada bulan Februari 2025 kemarin. Yang lebih mengagetkannya lagi, Gibran disebut tidak bekerja sendiri dalam melakukan manipulasi data tersebut.

Baca Juga: 8 Tips Menabung ala Perencana Keuangan, Biar Nikah Impianmu Nggak Cuma Jadi Angan

Dalam melancarkan modus penipuannya, Gibran disebut bekerja sama dengan beberapa karyawan kunci, termasuk Vice President Corporate Finance dan Investor Relations berinisial AHR. Selain itu, Senior Vice President eShrimp berinisial KDV juga disebut-sebut terlibat dengan kasus skandal keuangan yang bikin geger ini.

Modusnya pun juga tidak bisa dibilang amatiran. Dalam melakukan penipuannya, Gibran melaporkan data laba fiktif kepada AHR. Data-data mentah tersebut kemudian dimanipulasi agar sesuai dengan laporan keuangan yang telah dipalsukan, sehingga tampak sah dan meyakinkan di mata para pemegang saham.

Tidak sampai di situ saja, Gibran juga disebut-sebut melakukan tindakan intimidatif kepada para karyawan yang menolak untuk bekerja sama dengannya dalam skema ini. Dari hasil penipuan ini juga Gibran dan pihak-pihak yang membantunya memanipulasi data juga mendapatkan keuntungan pribadi yang tidak sedikit.

Tercatat, bonus kinerja yang didapatkan oleh dirinya dan timnya berdasarkan laporan keuangan palsu tersebut kemudian dia bagi-bagikan kepada pihak-pihak yang telah membantunya, seperti AHR dan KDV. Tidak kaleng-kaleng memang kasus skandal penipuan yang terstruktur ini.

Kini, Gibran masih mendekam di tahanan Bareskrim Polri dan diprediksi bakal menghadapi banyak tuntutan pasal berlapis ke depannya, mulai dari penipuan, pemalsuan dokumen, hingga tindak pidana pencucian uang.

×
Zoomed
TERKINI
YES 2025 menekankan perlunya pelibatan aktif generasi muda dalam perumusan kebijakan ekonomi karena dampaknya sangat sig...
news | 14:24 WIB
VinFast justru memisahkan harga baterai dari harga kendaraan. Melalui skema langganan, konsumen bisa memiliki mobil list...
news | 21:30 WIB
Di beberapa desa di Indonesia, justru dari aksi konservasi malah lahir ratusan peluang kerja baru....
news | 09:43 WIB
Kisah-kisah dari mereka yang telah memulai perjalanan bersama BSya ngasih gambaran jelas tentang bagaimana sebuah aplika...
news | 07:38 WIB
Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, generasi muda nggak cuma cari sukses finansial, tapi juga makna dan keseimbangan...
news | 07:21 WIB