Silfester Matutina: Dari Loyalis Jokowi, Ribut dengan Rocky Gerung, hingga Jadi Komisaris BUMN Meski Terpidana
guideku.com - Kalau ngomongin nama Silfester Matutina, banyak yang langsung ingat dua hal: dia ini pendukung garis keras Jokowi sekaligus sosok yang nggak jarang bikin heboh di layar kaca. Bukan cuma karena gaya debatnya yang ngegas, tapi juga karena status hukumnya yang bikin geleng-geleng kepala.
Bayangin aja, meski sudah divonis 1,5 tahun penjara sejak 2019 karena memfitnah mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), Silfester malah diangkat jadi Komisaris Independen PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) alias ID Food pada Maret 2025. Penunjukan ini dilakukan langsung oleh Menteri BUMN Erick Thohir.
Siapa Sebenarnya Silfester?
Lahir di Ende, NTT, 19 Juni 1971, Silfester adalah pendiri sekaligus Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet), relawan yang mendukung Jokowi sejak 2014. Dia juga dikenal setia membela Jokowi dari serangan politik, bahkan pernah melaporkan Fahri Hamzah karena dianggap ingin melengserkan presiden.
Menariknya, di Pilpres 2024, Silfester justru gabung Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran sebagai wakil ketua. Ia juga termasuk relawan yang pernah membacakan sumpah setia kepada Jokowi pada 2022.
Kasus Fitnah JK
Kasus Silfester berawal dari orasinya di depan Gedung Baharkam Mabes Polri, 15 Mei 2017. Waktu itu, dia menuding Jusuf Kalla terlibat korupsi, nepotisme, dan menggunakan isu SARA demi kepentingan politik. Ucapannya bikin gerah keluarga JK dan sejumlah pengusaha di Kadin Sulsel, yang akhirnya melapor ke polisi.
Perkaranya jalan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Tahun 2018, Silfester divonis 1 tahun penjara. Banding? Ditolak. Kasasi? Bukannya bebas, malah hukumannya diperberat jadi 1 tahun 6 bulan. Putusan ini sudah inkrah alias berkekuatan hukum tetap sejak 2019. Masalahnya, sampai pertengahan 2025, eksekusi hukuman itu belum juga dilakukan.
Aksi Ribut dengan Rocky Gerung di Televisi
Selain urusan hukum, Silfester juga terkenal karena debat panasnya. Pada September 2024, di acara yang dipandu Aiman Witjaksono, ia hampir adu jotos dengan Rocky Gerung. Awalnya, Rocky menjelaskan dugaan pelanggaran hukum Jokowi di Pilkada 2024. Silfester minta bukti dan terus menyela penjelasan Rocky.
Saling sindir makin panas, Rocky bilang, "Kenapa you bodoh dengan prinsip itu?" Silfester langsung bales lebih kasar, "Kau bodoh. Kau bangsat kau ngomong saya bodoh." Untung acara cepat dihentikan sebelum benar-benar baku hantam.
Baca Juga: Ari Lasso Ngamuk! Cuma Dapet Royalti 700 Ribu, Duitnya Malah Nyasar ke Orang Lain
Ia juga pernah berseteru dengan politikus PDIP Chico Hakim, meski akhirnya memilih berdamai.
Drama Jadi Komisaris BUMN
Keputusan Erick Thohir menunjuk Silfester jadi komisaris BUMN pangan ini langsung menuai protes. Aktivis antikorupsi Adhie M Massardi sampai nyentil, "Harusnya dia masuk penjara 1,5 tahun, malah dimasukkan ke BUMN dengan gaji besar."
Koordinator Tim Advokasi Anti Kriminalisasi Akademisi dan Aktivis, Ahmad Khozinudin, juga mendorong Kejari Jaksel segera mengeksekusi Silfester. Pihak Kejagung pun angkat suara, menegaskan eksekusi harus segera dilakukan.
Menanggapi itu, Silfester santai saja. Dia mengklaim sudah berdamai dengan JK dan siap kalau memang harus dipenjara. "Enggak ada masalah," katanya. Tapi kubu JK membantah keras. "Tidak pernah bertemu, apalagi berdamai," ujar mantan Wapres itu.
Akhirnya Bakal Dieksekusi?
Per 4 Agustus 2025, Kejagung memastikan sudah memanggil Silfester untuk eksekusi hukuman. Kalau dia nggak datang, ya dijemput paksa. Silfester mengaku belum terima surat, tapi siap kapan saja.
Apakah Silfester benar-benar akan masuk penjara tahun ini, atau kasusnya bakal "menggantung" lagi? Publik jelas menunggu kelanjutannya. Yang pasti, kisah Silfester Matutina ini unik banget: dari aktivis, loyalis, sosok kontroversial di TV, sampai jadi komisaris BUMN meski berstatus terpidana.
Entah ini contoh "nasib mujur" atau justru "blunder" besar di tubuh BUMN, yang jelas nama Silfester masih akan sering kita dengar.