Gus Yaqut Terjerat Isu Korupsi Kuota Haji, Harta Naik Saat Jadi Menteri Bikin Penasaran

Gus Yaqut dicekal KPK soal dugaan korupsi kuota haji Rp1T. Kekayaan Rp13,7M dan kontroversinya bikin publik makin penasaran sama kelanjutan kasus ini!

Reza Sulaiman | Anggia Khofifah P
Jum'at, 15 Agustus 2025 | 16:30 WIB
Gus Yaqut Terjerat Isu Korupsi Kuota Haji, Harta Naik Saat Jadi Menteri Bikin Penasaran

Gus Yaqut Terjerat Isu Korupsi Kuota Haji, Harta Naik Saat Jadi Menteri Bikin Penasaran

guideku.com - Nama Yaqut Cholil Qoumas, mantan Menteri Agama yang akrab disapa Gus Yaqut, lagi jadi topik panas di publik karena dugaan korupsi kuota haji yang nilainya nggak main-main. KPK menyebut kerugian negara bisa tembus lebih dari Rp1 triliun.

Kasus ini udah resmi masuk tahap penyidikan. Menurut KPK, ada indikasi kuat penyimpangan dalam penentuan kuota haji 2024. Masalahnya ada pada keputusan Kementerian Agama di bawah Gus Yaqut yang membagi tambahan kuota haji menjadi 50:50 antara haji reguler dan haji khusus. Padahal, sesuai aturan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019, seharusnya pembagiannya 92% untuk reguler dan 8% untuk khusus.

KPK curiga kebijakan ini bikin kerugian besar dan sekarang mereka lagi kerja bareng Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk hitung angka pastinya.

Dicekal dan Diperiksa KPK

Pada 11 Agustus 2025, KPK resmi mencegah Gus Yaqut ke luar negeri selama enam bulan. Nggak sendirian, ada dua nama lain yang juga dicekal: Ishfah Abidal Aziz (mantan Staf Khusus Yaqut) dan Fuad Hasan Masyhur (bos Maktour sekaligus mertua Menpora Dito).

Pencekalan ini dilakukan beberapa hari setelah Gus Yaqut menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK. Menurut juru bicara KPK, pemeriksaan lanjutan dan pemanggilan saksi-saksi lain bakal terus dilakukan, termasuk pihak travel haji dan umrah, sampai tokoh publik seperti penceramah Khalid Basalamah.

Dugaan kasus ini sendiri mulai mencuat dari laporan masyarakat dan kelompok mahasiswa ke KPK pada 2024.

Sorotan Beralih ke Harta Kekayaan

Di tengah panasnya pemberitaan soal kasus ini, publik juga ramai ngomongin soal kekayaan Gus Yaqut. Berdasarkan LHKPN terakhir, total hartanya mencapai sekitar Rp14,5 miliar, tapi setelah dikurangi utang Rp800 juta, bersihnya jadi Rp13,7 miliar.

Rinciannya lumayan bikin melongo:

  • Tanah dan bangunan di Rembang, Jakarta Timur, dan sekitarnya senilai Rp9,52 miliar
  • Kendaraan: Mazda CX-5 (Rp260 juta) dan Toyota Alphard 2024 (Rp1,95 miliar)
  • Harta bergerak lain: Rp220,7 juta
  • Kas dan setara kas: Rp2,59 miliar

Yang bikin publik bertanya-tanya, di tahun 2018 harta Yaqut cuma Rp936 juta. Saat dilantik jadi Menteri Agama pada akhir 2020, hartanya sudah naik drastis jadi Rp11,2 miliar. Gus Yaqut mengklaim kenaikan itu berasal dari usaha pribadi sebelum menjabat menteri, bukan dari hasil korupsi.

Baca Juga: Belum Genap 17 Tahun, Wonderkid Timnas Putri Claudia Scheuneman Direkrut Klub Top Eropa!

Kalau dilihat dari gaji resmi menteri (sekitar Rp18,6 juta per bulan + tunjangan dan honorarium lain), angka kekayaan tersebut memang terlihat sulit dikejar cuma dari penghasilan menteri saja.

Kontroversi yang Pernah Bikin Heboh

Gus Yaqut bukan nama baru di dunia kontroversi. Selama menjabat, ia beberapa kali bikin publik terbelah pendapat. Salah satunya saat ia membandingkan suara toa masjid dengan gonggongan anjing pada 202, yang bikin sebagian kalangan marah.

Ia juga pernah mengucapkan selamat hari raya untuk komunitas Baha'i, serta menyebut Kemenag adalah "hadiah negara untuk Nahdlatul Ulama (NU)".

Pernyataan-pernyataan ini sering bikin dirinya jadi sorotan media, bahkan sebelum kasus dugaan korupsi kuota haji ini meledak.

Proses Hukum Masih Berjalan

Saat ini KPK belum menetapkan Gus Yaqut sebagai tersangka. Mereka masih memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti untuk menguatkan konstruksi kasus. Juru bicara Yaqut, Anna Hasbi, bilang bahwa ia akan patuh dan siap mengikuti semua proses hukum.

Dengan kerugian negara yang disebut-sebut mencapai triliunan rupiah, kasus ini dipastikan bakal jadi salah satu yang paling besar di sektor keagamaan. Publik pun menunggu, apakah Gus Yaqut bakal terbukti bersalah atau justru lepas dari jerat hukum.

×
Zoomed
TERKINI
YES 2025 menekankan perlunya pelibatan aktif generasi muda dalam perumusan kebijakan ekonomi karena dampaknya sangat sig...
news | 14:24 WIB
VinFast justru memisahkan harga baterai dari harga kendaraan. Melalui skema langganan, konsumen bisa memiliki mobil list...
news | 21:30 WIB
Di beberapa desa di Indonesia, justru dari aksi konservasi malah lahir ratusan peluang kerja baru....
news | 09:43 WIB
Kisah-kisah dari mereka yang telah memulai perjalanan bersama BSya ngasih gambaran jelas tentang bagaimana sebuah aplika...
news | 07:38 WIB
Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, generasi muda nggak cuma cari sukses finansial, tapi juga makna dan keseimbangan...
news | 07:21 WIB