Ragunan Mau Buka Sampai Malam: Ide Brilian atau Malah Bikin Satwa Stres?
guideku.com - Baru-baru ini, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung punya gebrakan yang terbilang unik dan belum pernah dilakukan oleh gubernur sebelumnya. Dia tiba-tiba melontarkan wacana untuk membuka Kebun Binatang Ragunan sampai malam hari. Sebuah konsep yang biasa kita dengar dengan sebutan "Night Safari".
Sontak, rencana yang tidak diduga-duga ini langsung menjadi pembahasan hangat dari banyak pihak. Mulai dari netizen di media sosial sampai para anggota DPRD juga turut mengomentari rencana gubernur yang mau membuka Kebun Binatang Ragunan sampai malam. Pro dan kontra pun bermunculan.
PKS Dukung, Sebut Bisa Dorong Ekonomi
Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Muhammad Thamrin, turut memberikan tanggapan positif terkait ide yang dicetuskan oleh Pramono Anung. Menurutnya, ide ini terbilang cukup unik dan bisa saja diterapkan oleh Ragunan yang memang jadi salah satu kebun binatang terbesar di Indonesia.
“Wacana Gubernur membuka Ragunan hingga malam hari adalah ide pengembangan destinasi yang menarik, sejalan dengan praktik di kebun binatang besar dunia,” ujar Muhammad Thamrin.
Muhammad Thamrin tidak hanya sekadar mendukung dan menganalogikan wacana tersebut dengan konsep kebun binatang di dunia. Dirinya juga menyebut bakal ada dampak positif dari pembukaan Kebun Binatang Ragunan sampai malam.
“Manfaat yang bisa didapat antara lain menambah pilihan rekreasi warga, memecah kepadatan kunjungan siang hari, mendorong ekonomi kreatif di sekitar, serta membuka peluang kerja baru,” imbuh Muhammad Thamrin.
Jika melihat dari konteks perekonomian, memang pembukaan kebun binatang sampai malam tersebut bisa saja memberikan dampak pemasukan daerah yang signifikan dan mendorong iklim UMKM yang lebih baik di sekitar Ragunan. Tapi, tentunya harus banyak sekali persiapan yang perlu dilakukan sebelum merealisasikan rencana itu.
Baca Juga: Bumi Bekasi Berguncang, Kepanikan dan Doa Menyelimuti Warga Saat Senja Tiba
PSI Soroti Kesejahteraan Satwa
Namun, tidak semua pihak ternyata setuju dengan wacana pembukaan Ragunan sampai malam. Ada beberapa pihak yang menyebut pembukaan sampai malam ini bakal memberikan dampak minus, khususnya bagi kesejahteraan satwa di Ragunan.
Salah satu suara kontra datang dari Sekretaris Komisi E DPRD DKI dari Fraksi PSI, Justin Adrian. Ia menyebut bahwa Kebun Binatang Ragunan ini tidak sekadar wahana rekreasi, tetapi ada aspek kesejahteraan satwa yang harus menjadi pertimbangan utama.
“Wacana membuka Ragunan hingga malam hari memang dapat dianggap menarik dari sisi pariwisata, tetapi kami di Fraksi PSI justru menekankan bahwa kebun binatang berbeda dengan sekadar ruang rekreasi, di sana ada makhluk hidup yang perlu kita jaga kesejahteraannya. Kalau ide ini dipaksakan, risikonya justru mengganggu kesejahteraan satwa yang ada. Apalagi kegiatan malam hari juga bisa membuka masalah baru, karena saat ini Ragunan masih memiliki catatan dalam memberikan layanan yang baik dari sisi kebersihan sampah, toilet pengunjung, kesejahteraan satwa serta keamanan dari kriminalitas,” ujar Justin Adrian.
Pernyataan Justin Adrian ini menyoroti bahwa banyak satwa yang memiliki siklus hidup yang berbeda. Aktivitas dan keramaian di malam hari bisa membuat satwa-satwa diurnal (aktif di siang hari) menjadi stres. Selain itu, masalah infrastruktur dan keamanan yang saat ini saja masih perlu banyak perbaikan bisa menjadi lebih parah jika jam operasional ditambah.
Jadi, gimana menurutmu? Kamu setuju tidak dengan wacana pembukaan Ragunan sampai malam? Apakah potensi ekonomi yang didapat sepadan dengan risiko yang mungkin dihadapi oleh para satwa di sana?