Balita Tewas Cacingan, Menko PMK Malah Jawab 'Ngantuk' Sambil Ketawa Bikin Netizen Murka: Empatinya di Mana?!

Saat dicecar wartawan soal kasus tragis ini, Pratikno malah mengaku ngantuk, dan yang bikin makin parah, ia mengucapkannya sambil tertawa!

Reza Sulaiman
Jum'at, 22 Agustus 2025 | 17:30 WIB
Balita Tewas Cacingan, Menko PMK Malah Jawab 'Ngantuk' Sambil Ketawa Bikin Netizen Murka: Empatinya di Mana?!

Balita Tewas Cacingan, Menko PMK Malah Jawab 'Ngantuk' Sambil Ketawa Bikin Netizen Murka: Empatinya di Mana?!

guideku.com - Ada sebuah momen yang dijamin bakal bikin kita semua auto elus dada dan marah berjamaah. Di tengah hebohnya kisah pilu balita R (4) di Sukabumi yang meninggal dunia karena cacingan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno justru memberikan respons yang super "nyeleneh" dan sama sekali nggak empatik.

Saat dicecar wartawan soal kasus tragis ini, Pratikno malah mengaku ngantuk, dan yang bikin makin parah, ia mengucapkannya sambil tertawa! Sontak, video momen ini langsung viral dan "dibakar" habis-habisan oleh netizen.

'Saya Ini Agak Ngantuk Dikit' - Jawaban yang Bikin Geger

Semua ini terekam dalam sebuah video wawancara yang viral di media sosial. Awalnya, Pratikno mencoba menjawab dengan diplomatis, bilang kalau kasus ini akan ditangani oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Mungkin Kemenkes yang ngawal. Tapi detailnya nanti ke Kemenkes ya," ujar Pratikno.

Tapi, saat wartawan bertanya lebih lanjut soal koordinasi yang sudah ia lakukan, di sinilah jawaban "maut" itu keluar. Bukannya memberikan penjelasan yang serius, Pratikno justru berkelakar.

"Saya ini agak ngantuk dikit," ujarnya sambil tertawa.

'Pengadilan' Netizen Dimulai: 'Semoga Gak Bangun Lagi!'

Jawaban yang sangat tidak sensitif ini jelas jadi "bensin" yang menyulut api kemarahan netizen. Kolom komentar di berbagai platform media sosial langsung meledak dengan hujatan. Mereka nggak habis pikir, kok bisa seorang pejabat negara menanggapi tragedi kematian seorang anak dengan candaan.

"Emang empati pejabat kita ini sudah mati ya. Bisa-bisanya sebuah tragedi masih bisa tertawa pas diwawancarai," kecam salah satu netizen.

"Sama sekali gak ada empatinya astaghfiullah aladzim," timpal yang lain.

Baca Juga: Festival Pesona 2025 Soroti Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Ekonomi Petani Kopi

"Blacklist nih orang-orang begini, tandai, nanti pemilu jangan di pilih lagi," ancam warganet lainnya.

"Cepet tidur pak, semoga gak bangun lagi," cibir netizen yang saking geramnya.

Cermin Besar dari Sebuah Jawaban

Gengs, respons "ngantuk" dari Menko Pratikno ini lebih dari sekadar salah ngomong. Ini adalah cermin besar dari "jarak" yang sering kali terasa antara para elite di menara gading dengan penderitaan nyata yang dialami rakyat di lapangan.

Kematian seorang balita karena penyakit yang seharusnya bisa dicegah seperti cacingan adalah sebuah tragedi kemanusiaan dan kegagalan sistem kesehatan kita. Ini adalah isu super serius yang menuntut respons yang serius dan penuh empati, bukan candaan.

Sikap Pratikno ini seolah menunjukkan betapa remehnya nyawa seorang anak miskin di mata sebagian pejabat. Ini bukan lagi soal politik, tapi soal kemanusiaan.

Pelajaran Pahit dari Sebuah Candaan

Kasus ini jadi pelajaran super pahit, terutama buat para pejabat publik. Di era digital di mana semua ucapan bisa direkam dan diviralkan dalam sekejap, tidak ada lagi ruang untuk jawaban yang "nyeleneh" atau tidak empatik, apalagi jika menyangkut nyawa manusia.

Satu candaan yang mungkin dianggap sepele, ternyata bisa menghancurkan reputasi dan menunjukkan kualitas asli dari seorang pemimpin. Gimana menurutmu?

×
Zoomed
TERKINI
YES 2025 menekankan perlunya pelibatan aktif generasi muda dalam perumusan kebijakan ekonomi karena dampaknya sangat sig...
news | 14:24 WIB
VinFast justru memisahkan harga baterai dari harga kendaraan. Melalui skema langganan, konsumen bisa memiliki mobil list...
news | 21:30 WIB
Di beberapa desa di Indonesia, justru dari aksi konservasi malah lahir ratusan peluang kerja baru....
news | 09:43 WIB
Kisah-kisah dari mereka yang telah memulai perjalanan bersama BSya ngasih gambaran jelas tentang bagaimana sebuah aplika...
news | 07:38 WIB
Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, generasi muda nggak cuma cari sukses finansial, tapi juga makna dan keseimbangan...
news | 07:21 WIB