Stay

Tolak Hukum Mati LGBT, George Clooney Boikot 9 Hotel Milik Sultan Brunei

Aksi George Clooney turut didukung penyanyi Eltohn John.

Dany Garjito | Arendya Nariswari

George Clooney. (Instagram/@_george_clooney_official)
George Clooney. (Instagram/@_george_clooney_official)

Guideku.com - Belum lama ini nama aktor senior George Clooney tengah menjadi sorotan publik.

Pasalnya, suami dari Amal Alamuddin ini baru saja menyerukan suara boikot sembilan hotel milik Sultan Brunei Darussalam.

Bukan tanpa alasan, hal ini dilakukan George Clooney sebagai aksi kecamannya terhadap hukuman mati bagi warga yang LGBT.

Dilansir dari Guideku.com dari laman Deadline, diketahui peraturan hukuman mati untuk LGBT di Brunei Darussalam ini akan berlaku mulai 3 April mendatang.

''Setiap waktu yang kita habiskan untuk tinggal, makan atau bertemu di sembilan hotel itu otomatis kita menaruh uang langsung ke kantung pria yang memilih untuk melempari batu dan mencambuk warganya sampai mati karena gay dan berzina,'' katanya pada tulisan yang telah dipublikasikan Deadline.

George Clooney berharap pemboikotan hotel di Brunei Darussalam ini bisa mempengaruhi penerintahan Brunei yang menganut sistem monarki.

George Clooney. (Instagram/@_george_clooney_official)
George Clooney. (Instagram/@_george_clooney_official)

 

''Saya sudah belajar selama bertahun-tahun, berurusan dengan rezim pembunuh yang tak bisa dipermalukan.''

''Tapi kalian bisa mempermalukan bank-nya, para pemilik modalnya serta institusi yang melakukan bisnis mereka dan memilih melihat jalan lain,'' imbuh George Clooney.

George juga mengatakan kerap dan sudah pernah menginap di sembilan hotel milik Sultan Brunei tersebut.

''Saya pernah menginap di beberapa hotel itu, karena sebelumnya saya tidak tahu siapa pemiliknya,'' tutup George Clooney.

Diketahui penyanyi Eltohn John juga mendukung aksi boikot hotel yang dilakukan George Clooney ini.

Berita Terkait

Berita Terkini