Travel

5 Kota Street Art Paling Nyeni di Dunia, Anak Artsy Kudu ke Sini!

Ketika kritik dibungkam, street art menjalari jalanan.

Dany Garjito | Aditya Prasanda

Berlin, kota street art. (Unsplash)
Berlin, kota street art. (Unsplash)

Guideku.com - Sebuah keyakinan tumbuh di jalanan, saling tumpang tindih berkejaran dengan pembangunan kota yang kian tak masuk akal.

Konon, semakin kotor dinding kota dengan coretan mural, poster dan guratan seni, maka semakin kritis pula lah masyarakatnya.

Hal itulah yang menjadikan sebuah kota begitu hidup dan dinamis sebab diskusi berjalan terus melalui tembok-tembok di perkotaan.

Itulah alasan mengapa Yogyakarta begitu berbeda dengan Magelang dan Solo yang adem ayem misalnya, saat Antitank dan kawanan street artist di kota gudeg tak henti menyoroti pembangunan hotel dan permasalahan Yogyakarta yang begitu mencekik melalui poster dan sentilan pada penguasa setempat.

Hal yang sama juga berlangsung di kota-kota besar yang jadi gelanggang aktivitas street art dunia. Seperti yang Guideku.com catat dalam lima kota street art paling nyeni di dunia berikut:

1. New York, Amerika Serikat

Grafiti Hall of Fame (Flickr)
Grafiti Hall of Fame (Flickr)

Kota New York disebut sebagai pusat street art dunia.

Tak heran banyak street artist yang bermimpi ingin menetap, belajar dan berkarya disini.

Tidak sulit menemukan maha karya tersembunyi di dinding hingga sudut terengah kota ini.

Beberapa wilayah macam Brooklyn's Bushwick, Manhattan Chelsea, Hunts Point di Bronx, dan Graffiti Hall of Fame di Harlem merupakan pusat segala kegiatan coret mencoret yang berlangsung begitu intens di jalanan kota Big Apple.

Pada tahun 2016, 200 seniman turut berkontribusi mengabadikan karya mereka di etalase, perumahan dan sudut perkotaan hingga menjadikan kawasan grafiti NY sebagai ruang pameran publik yang tak boleh dilewatkan.

2. Mexico City, Meksiko

All City Canvas (Cultura Colectiva)
All City Canvas (Cultura Colectiva)

Mulai dari karya seni unik hingga grafiti bernafas religius mengisi kawasan perkotaan ibukota Meksiko.

Sejak tahun 2012, kota ini bahkan rutin menjadi tuan rumah festival street art dunia, All City Canvas.

All City Canvas (Cultura Colectiva)
All City Canvas (Vandallist)

Jika sobat traveler mengunjungi kota ini, jangan lupa menyambangi kawasan La Roma dan Condesa, Xochimilco serta Museo del Juguete Antiguo Mexico untuk menyimak karya-karya street art kelas dunia.

3. Los Angeles, Amerika Serikat

Melrose Avenue (arrojonyc)
Melrose Avenue (arrojonyc)

Di balik kehidupan glamor Hollywood dan kota Los Angeles, skena grafiti tumbuh masif dengan keterjagaan yang tidak dapat dipandang sebelah mata pada isu sosial setempat.

Pemboikotan seni untuk publik selama satu dekade di kota ini, membuat resistensi street artist dan seniman di LA kian menggeliat.

Hal ini terekam jelas pada kawasan seni La Brea Boulevard, Culver City, dan Melrose Avenue.

4. Berlin, Jerman

Berlin, kota street art. (Unsplash)
Berlin, kota street art. (Unsplash)

Geliat sejarah, sosial, politik dan kebudayaan Jerman selaras dengan gerakan street art-nya yang menyesaki dinding dan sudut jalan.

Bahkan sepanjang satu mil di bagian tembok Berlin, 100 mural yang menyuratkan pendapat politis dan kebebasan berekspresi di Jerman terukir selama bertahun-tahun menjelma galeri publik.

Kita juga dapat menyimak karya street art terbaik di Berlin melalui Galeri East Side Berlin, Kreuzberg dan Mitte.

5. Melbourne, Australia

Street art di Melbourne (wikipedia)
Street art di Melbourne (wikipedia)

Melbourne disebut-sebut sebagai pusat seni grafiti dan karya street art Australia.

Kita dapat dengan mudah menemukan bangunan-bangunan dicat dengan paduan unik antara budaya asli setempat dan budaya mapan hari ini di Melbourne.

Bahkan setiap tahun, kota ini merayakan geliat street art melalui Melbourne Stencil Festival.

Itulah lima kota street art paling nyeni di dunia versi Guideku.com.

Berita Terkait

Berita Terkini